Kurang TidurLima kebiasaan yang harus dihindari agar terhindar dari gagal jantung. (Foto: Freepik)

JAKARTA – Gagal jantung sering berkembang secara perlahan tanpa gejala yang jelas. Karena itu, menjaga kesehatan jantung sejak dini menjadi hal yang sangat penting.

Kebiasaan kecil sehari-hari dapat memberi tekanan pada jantung dan meningkatkan risiko masalah serius di kemudian hari. Dengan menyadari perilaku-perilaku ini dan melakukan perubahan sederhana secara konsisten, Anda dapat menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang.

Dr. Dmitry Yaranov, seorang ahli jantung dan ahli bedah transplantasi jantung yang fokus pada gagal jantung lanjut dan dukungan sirkulasi mekanis, membagikan lima kebiasaan yang ia hindari untuk mengurangi risiko gagal jantung.

“Kebanyakan masalah jantung tidak dimulai dengan rasa sakit atau gejala dramatis. Semuanya berkembang pelan-pelan dan orang sering merasa ‘baik-baik saja’ sampai akhirnya tidak. Kebiasaan sederhana ini bukan soal kesempurnaan, tetapi tentang memberi jantung kesempatan terbaik untuk tetap kuat selama bertahun-tahun,” katanya dalam video yang diunggah di Instagram, seperti dilansir Hindustan Times, Jumat (14/11/2025).

Tekanan darah

Menurut Dr. Yaranov, tekanan darah adalah pemicu yang sering tidak disadari sehingga harus dipantau secara rutin. Ia mengatakan, “Saya tidak akan pernah mengabaikan tekanan darah saya. Ini pembunuh senyap. Anda bisa merasa sehat tetapi tetap berisiko. Karena itu, saya memeriksanya secara teratur.”

Kurang berolahraga

Ia menekankan pentingnya olahraga untuk menjaga fungsi jantung. “Saya tidak akan pernah melewatkan olahraga. Jantung adalah otot. Jika tidak digunakan, kekuatannya akan berkurang. Cukup bergerak 30 menit setiap hari,” ujarnya.

Mengonsumsi makanan ultra-proses

Dokter ini juga mengingatkan bahwa ia menghindari ketergantungan pada makanan ultra-proses, karena dapat memicu peradangan dan meningkatkan kadar kolesterol. Ia menegaskan bahwa perlindungan jantung yang sebenarnya berasal dari makanan utuh dan bergizi.

Mengabaikan tidur

Ia menyoroti pentingnya tidur yang cukup dan teratur untuk menjaga kesehatan jantung. “Saya tidak akan pernah mengabaikan tidur saya. Tidur yang buruk atau sleep apnea dapat meningkatkan tekanan darah dan memicu gagal jantung,” katanya.

Menolak pengobatan preventif

Terakhir, ia menyatakan tidak akan menolak pengobatan pencegahan berbasis bukti. Jika dokter meresepkan statin atau obat tekanan darah, obat tersebut perlu dikonsumsi karena terbukti menyelamatkan nyawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *