OlahragaLatihan resistensi terbukti cegah tulang rapuh, penting untuk semua usia. (Foto: Freepik)

JAKARTA – Kepadatan tulang akan menurun secara alami seiring bertambahnya usia. Kabar baiknya, olahraga teratur dapat memperlambat proses ini dan melindungi Anda dari cedera serius di kemudian hari.

Jika Anda masih sering menunda latihan kekuatan, anggap ini sebagai pengingat penting—stabilitas, keseimbangan dan kekuatan tubuh Anda bergantung pada latihan resistensi. Gerakan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi pembeda antara tulang yang rapuh dan tubuh yang kuat, serta sehat hingga usia lanjut.

Dr. Bing, seorang neurolog, biostatistikawan, pendukung kesehatan otak dan kreator konten kesehatan menjelaskan mengapa latihan resistensi sangat penting di setiap tahap usia untuk menjaga tulang dan otot tetap kuat. Dalam video Instagram yang diunggah pada 12 November, ia memaparkan bahwa kurangnya olahraga dapat melemahkan tulang, membuatnya lebih rentan patah, serta menegaskan bagaimana latihan resistensi dapat meningkatkan kekuatan, stabilitas dan kesehatan tulang jangka panjang.

Mengapa Latihan Resistensi Penting?

Dr. Bing menekankan pentingnya olahraga teratur—terutama latihan resistensi—untuk menjaga kesehatan tulang di semua usia. Ia menceritakan kisah pasiennya, “Belum lama ini saya menangani seorang pasien berusia 70-an yang datang setelah terjatuh ringan di rumah. Ia hanya tersandung satu anak tangga, tidak jatuh dari ketinggian, tetapi mengalami patah tulang paha dan perdarahan otak karena terbentur, lalu mengalami kejang. Setelah diperiksa, ia ternyata memiliki osteoporosis, yaitu kondisi ketika tulang menjadi lemah dan rapuh.”

Ia menjelaskan bahwa kasus seperti ini cukup sering terjadi karena kurangnya aktivitas fisik. Bila kita tidak menantang otot secara rutin, tulang kehilangan kekuatannya, sementara keseimbangan dan stabilitas yang memang sudah menurun seiring usia menjadi semakin lemah.

“Mengapa latihan resistensi sangat penting? Karena latihan ini memberi beban pada rangka, merangsang pertumbuhan tulang dan memberi sinyal pada tubuh untuk menjaga kepadatan tulang. Ini sangat membantu mengurangi risiko patah tulang pinggul dan paha,” kata Dr. Bing, seperti dikutip dari Hindustan Times, Jumat (14/11/2025).

Apa yang Terjadi jika Kita Melewatkan Latihan Resistensi?

Dr. Bing menegaskan, “Jika Anda tidak melakukan latihan resistensi untuk tubuh bagian bawah dan inti tubuh, otot paha depan, bokong dan otot inti Anda tidak akan kuat. Tubuh pun akan kesulitan menstabilkan diri ketika tersandung. Otot yang lemah juga membuat reaksi perlindungan lebih lambat, sehingga Anda tidak bisa menahan diri dengan cepat saat hampir jatuh.”

Ia menambahkan, “Anda tidak perlu menjadi atlet angkat besi atau mampu squat ratusan kilogram. Terpenting adalah keterlibatan otot secara rutin—menggunakan resistance band, berat badan sendiri, dumbbell ringan, atau alat apa pun yang membuat otot bekerja melawan tekanan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *