JAKARTA – Hilary Duff akhirnya mengumumkan album barunya yang berjudul luck…or something. Ini menjadi album pertamanya dalam lebih dari satu dekade.
Album yang dijadwalkan rilis pada 20 Februari 2026 ini menjadi lanjutan dari album tahun 2015, Breathe In. Breathe Out dan sudah diperkenalkan lewat single utama berjudul Mature. Menjelaskan makna judul albumnya, Hilary mengatakan, “Banyak orang bertanya bagaimana aku bisa tetap waras setelah tumbuh besar di industri ini. Judul album ini adalah caraku menjawab pertanyaan itu. Ada faktor keberuntungan, tetapi ada banyak hal lain dalam ‘…or something’. Banyak pengalaman yang kujalani ada di sana, dan itulah yang membentuk diriku sekarang.”
Pelantun So Yesterday itu bekerja sama dengan suaminya, Matthew Koma—penulis lagu dan produser pemenang Grammy yang pernah menciptakan hits untuk Britney Spears dan Pink—dalam proyek musik barunya ini. Single Mature, yang ditulis bersama Madison Love, digambarkan sebagai karya autofiction yang terinspirasi dari pengalaman romantis masa mudanya.
Hilary menjelaskan, “Mature adalah percakapan kecil antara diriku yang sekarang dengan diriku yang lebih muda. Kami berdua merenungkan sebuah pengalaman dan saling mengirimkan cinta. Ada senyuman, kedipan, dan rasa syukur karena kini kami berdiri di tempat yang kuat.”
Pengumuman album ini hadir setelah Hilary mengungkapkan rencananya untuk kembali ke panggung untuk pertama kalinya dalam lebih dari sepuluh tahun. Bintang 38 tahun itu akan menggelar serangkaian konser intim di Amerika Utara dan London.
Tur bertajuk Small Rooms, Big Nerves akan dimulai pada 19 Januari di O2 Shepherd’s Bush Empire, London, kemudian dilanjutkan ke HISTORY di Toronto pada 24 Januari, Brooklyn Paramount di New York pada 27 Januari, dan The Wiltern di Los Angeles pada 29 Januari. Penggemar dapat berharap mendengar lebih banyak lagu baru dalam konser tersebut.
Hilary berkata, “Ini benar-benar terjadi. Aku sangat bersemangat bisa naik panggung lagi. Aku punya beberapa lagu baru yang tidak sabar ingin kubagikan kepada kalian dan tentu saja lagu-lagu lama yang bisa kita teriakkan bersama. Sudah lama sekali dan aku merindukan kalian. Ayo kita buat kenangan baru.”
Pada September lalu, diumumkan bahwa Hilary akan membintangi sebuah docuseries yang menampilkan perjalanan comeback musiknya. Aktris yang melejit lewat serial Disney Channel Lizzie McGuire itu menandatangani kontrak dengan Atlantic Records sebagai bagian dari kembalinya ke dunia musik. Docuseries ini akan menggambarkan naik-turun perjalanan tersebut.
Proyek ini disutradarai sekaligus diproduseri oleh Sam Wrench, sutradara nominasi Grammy yang menggarap Taylor Swift: The Eras Tour dan A Nonsense Christmas bersama Sabrina Carpenter. Docuseries tersebut akan menampilkan wawancara bergaya dokumenter, penampilan musik, serta rekaman dari arsip pribadi Hilary. Demikian dilansir dari Female First, Selasa (25/11/2025).

