JAKARTA – Penyanyi dan penulis lagu Shakira Jasmine resmi merilis album terbarunya berjudul kira. Album ini menjadi ruang paling personal bagi Shakira untuk membuka perjalanan emosional tentang fase rapuh dan proses menerima cinta.
Album kira menggambarkan momen ketika seseorang menginginkan cinta, tetapi belum sepenuhnya siap menerimanya. Melalui lirik-lirik yang intim, Shakira membawa pendengarnya menyelami cerita tentang luka yang belum pulih, rasa tidak aman, hingga ketakutan membuka hati kembali setelah kehilangan dan pergulatan emosional yang panjang.
“Album ini menceritakan tentang fase di mana kita sebenarnya ingin dicintai, tapi hati kita masih belum siap. Ketika kita masih belajar berdamai dengan luka, masih memproses rasa takut dan masih mencari makna dari semua yang pernah terjadi,” kata Shakira.
Secara musikal, kira menghadirkan perpaduan pop alternatif, R&B, serta sentuhan modern yang hangat namun tetap menyimpan nuansa sendu. Setiap lagu dalam album ini menjadi serpihan narasi yang saling terhubung, menyusun perjalanan mencintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain. Album kira berisi delapan lagu, yaitu akankah aku sampai kesana?, Just a Crush Thing, LOVE DOESN’T WANT ME, Selalu Kalah, mR.mELoDramAtiC, Room For Someone, wanting it back, dan best.

Lebih dari sekadar rilisan musik, kira menjadi pengingat bahwa kerentanan adalah hal yang wajar. Album ini menjadi pelukan hangat bagi mereka yang masih berada dalam fase pencarian, penyembuhan, dan proses berdamai dengan masa lalu.
Salah satu lagu yang menjadi highlight adalah mR.mELoDramAtiC, yang merepresentasikan sisi rapuh, overthinking dan dinamika emosional ketika seseorang berada di antara cinta dan luka. Lagu ini memperkuat identitas album sebagai karya yang jujur dan penuh transparansi perasaan. Sementara itu, akankah aku sampai kesana? memotret kegelisahan akan masa depan serta ketakutan tidak mampu memenuhi ekspektasi diri.
Di sisi lain, LOVE DOESN’T WANT ME menggambarkan kehampaan ketika cinta terasa menjauh, sedangkan wanting it back menjadi ruang bagi kerinduan terhadap kisah lama yang pernah terasa sempurna meski tak dapat diulang. Seluruh rangkaian lagu dalam kira berpadu membentuk kisah utuh tentang luka, pencarian jati diri, penerimaan, dan keberanian untuk jujur pada diri sendiri.
Peluncuran album kira juga menjadi bagian dari rangkaian Shakira Jasmine Asia Tour 2025, yang sebelumnya telah digelar di Singapura dan Jepang. Untuk penampilan di Indonesia, Shakira bekerja sama dengan promotor asal Makassar, Festival Delapan, sebagai mitra penyelenggara. Acara peluncuran album kira digelar di Live House, M Bloc, Jakarta, pada Rabu (26/11/2025).

