Dolph LundgrenDolph Lundgren merasa bersalah usai patahkan tulang rusuk Sylvester Stallone di Rocky IV. (Foto: Female First)

JAKARTA – Dolph Lundgren mengaku sempat merasa bersalah setelah secara tidak sengaja mematahkan tulang rusuk Sylvester Stallone. Insiden itu terjadi saat proses syuting film legendaris Rocky IV yang menampilkan pertarungan brutal antara Rocky Balboa dan Ivan Drago.

Berbicara kepada Fox News, Dolph menjelaskan, “Saya tidak tahu itu terjadi. Kami berdua sama-sama terkena pukulan dalam pertarungan itu. Kami syuting selama dua minggu di Vancouver, lalu saya kembali ke L.A. Produser menelepon dan berkata, ‘Hei, Dolph, kamu libur dua minggu.’ Saya bilang, ‘Wah, bagus, ada apa?’ Dia menjawab, ‘Sly (Sylvester Stallone) sedang dirawat di rumah sakit.’ Saya mengetahuinya dari situ.”

Ia melanjutkan, “Saya memang merasa agak bersalah. Kamu tahu, dia juga memukul saya. Dia bosnya, jadi saya melakukan apa yang dia minta, termasuk memukul dengan sangat keras ke bagian tubuh—kamu tahu, pukulan uppercut ala petinju Rusia itu. Saya tidak tahu apakah itu karena tubuh saya, kelelahan, atau pukulan saya, saya tidak yakin, tapi yang jelas dia memang terluka. Saya menyesal soal itu.”

Stallone, yang kini berusia 79 tahun, sebelumnya mengingat bagaimana ia harus diterbangkan dari Kanada menuju unit perawatan intensif di California setelah merasakan efek pukulan keras tersebut.

Dalam dokumenter tahun 2021 berjudul The Making of Rocky vs. Drago, ia berkata, “Saya tidak merasakannya pada saat itu, tetapi malam harinya jantung saya mulai membengkak. Tekanan darah saya naik hingga 260 dan saya hampir ‘berbicara dengan para malaikat’. Tahu-tahu saya sudah berada di pesawat darurat dengan ketinggian rendah. Saya dirawat intensif, dikelilingi para suster dan setelah itu saya harus kembali untuk menyelesaikan adegan pertarungannya.”

Adegan yang menyebabkan cedera itu tetap dimasukkan ke dalam film. Stallone menegaskan dalam dokumenter tersebut, “Bagaimana mungkin itu dihapus?”

Sementara itu, Dolph pernah mengungkap adanya ketegangan antara dirinya dan mendiang Carl Weathers di lokasi syuting. Berbicara kepada Screen Rant, ia mengisahkan, “Saat pertama kali bertemu dengannya, kami sedang menjalani syuting pertarungan Apollo melawan Drago di Las Vegas, dan Carl baru datang dua hari sebelumnya. Saya berada di sana untuk latihan adegan dengannya, dan dia belum mengenal saya. Ia hanya melihat sosok pria pirang besar yang terlihat berbahaya. Dia mendengar bahwa saya adalah juara karate dan belum pernah berakting sebelumnya. Saya rasa Carl sempat berpikir, ‘Apa saya benar? Haruskah saya melakukan ini? Apa saya akan selamat dari pertarungan ini?’”

Ia menambahkan, “Saya sering tetap berada dalam karakter saat berada di sekitar ring, jadi saya selalu menjadi Drago. Saya berjalan seperti dia. Pada awalnya, kami tidak banyak berbicara. Ada sedikit ketegangan di sana, dan kemudian saat adegan pertarungan, saya akhirnya memukulnya cukup keras. Saya memang tidak terlalu sempat mengenal dirinya.”

Dolph kemudian menjelaskan bahwa seiring waktu, hubungannya dengan Weathers menjadi jauh lebih baik. “Namun kemudian, saat pemutaran perdana film dan setelahnya, secara profesional saya banyak bertemu dengannya. Kami bahkan menghadiri beberapa acara Comic-Con bersama, dan ternyata ia orang yang sangat baik dan ramah. Tapi saya rasa ia tetap sedikit merasa kesal dengan apa yang terjadi di Rocky I sampai IV. Saya kan tidak menulis naskahnya,” ujarnya, seperti dilansir dari Female First, Sabtu (29/11/2025).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *