JAKARTA – Jessie J mengakui bahwa ada kemungkinan kanker payudaranya bisa kembali. Penyanyi 37 tahun itu telah menjalani mastektomi dan operasi rekonstruksi setelah didiagnosis kanker payudara pada Juni lalu.
Jessie mengatakan kepada ABC News, “Aku sangat beruntung, benar-benar beruntung, karena menemukannya sangat dini. Itu tidak bersifat invasif, syukurlah. Aku tahu ada kemungkinan kanker itu bisa kembali, tapi sampai saat itu terjadi aku akan tetap menjalani hidup.”
Pelantun Price Tag itu membagikan momen menyedihkan ketika ia memberi tahu ibunya tentang diagnosis tersebut. Jessie — yang memiliki seorang putra bernama Skye (2) dari pasangannya, pemain basket Chanan Colman — berkata, “Aku ingat pertama kali menelepon ibuku dan berkata, ‘Aku tidak boleh mati karena aku punya Skye.’ Dia benar-benar cinta dalam hidupku. Aku melalui begitu banyak perjalanan untuk mendapatkannya dan aku sangat bersyukur dia tetap bersamaku.”
Penyanyi Domino itu menegaskan bahwa ia tidak merasa “takut” setelah mengetahui dirinya terkena kanker. Ia berkata, “Saat aku didiagnosis kanker payudara, aku tidak takut. Aku hanya merasa sedikit kehilangan kendali. Tapi aku adalah tipe orang yang suka berbagi dan aku tidak mau hanya diam di rumah dan menangisinya.”

Jessie melanjutkan, “Pengalaman ini memberiku perspektif yang lebih dalam dan sekarang aku benar-benar menikmati setiap momen, hidup di saat ini dan mensyukuri hidup.”
BACA JUGA:
Jessie J Ungkap Hidupnya Berubah Total Usai Didiagnosis Kanker Payudara
Jessie J Rilis Album Setelah 8 Tahun, Ceritakan Perjalanan Emosional dari Duka hingga Kebahagiaan
Sementara itu, Jessie baru-baru ini membandingkan operasi kanker yang ia jalani dengan adegan dalam serial dystopian Netflix Black Mirror, terutama karena ia harus dibius total. Kepada surat kabar The Guardian, Jessie berkata, “Aku benci dibius. Mereka menggiringmu ke ruang operasi. Kalau operasi darurat biasanya kamu dibawa dengan ranjang, tapi kali ini aku cuma berjalan dengan mengenakan baju rumah sakit dan pantat mengintip di belakang. Rasanya seperti sedang berada di episode Black Mirror.
Ia berkata, “Kanker itu menyebalkan, tapi syukurlah aku menemukannya lebih awal. Aku menjalani mastektomi empat bulan lalu dan sekarang payudara kananku terlihat seperti jeruk bali yang dibungkus seprai ketat.‘Sekarang ukurannya berbeda. Mereka tidak punya implan sekecil ukuran payudaraku yang asli. Betapa tidak sopannya. Aku berpikir, tidak perlu menghina aku, aku sudah cukup kesulitan.’”
“Aku selalu bilang tidak akan melakukan operasi payudara karena aku punya OCD dan tahu hasilnya tidak akan pernah sempurna. Tapi kanker menghancurkan rencana itu,” ucapnya, seperti dilansir dari Female First, Minggu (7/12/2025).

