JAKARTA – Pendatang baru di industri musik Indonesia, RACH?, resmi memperkenalkan identitas barunya melalui single debut berjudul “Dopamine”. Lagu ini dirilis pada 5 Desember 2025 dan menggambarkan kisah toxic love yang penuh adiksi, naik-turun emosi, rasa sakit, hingga euforia yang menghanyutkan.
RACH? mengaku merasakan campuran perasaan ketika akhirnya karya perdananya dirilis. “Seneng, deg-degan, nervous, lega. Semuanya campur aduk. Tapi, aku bersyukur banget akhirnya rilis juga laguku ini!” katanya dalam siaran pers kepada Celebdaily.id, Selasa (9/12/2025).
BACA JUGA:
LUNE, Album Perdana Anggi Marito yang Penuh Ketulusan dan Cerita Cinta
Noval Radja Rilis EP Terbang Bersama, Hadirkan R&B Emosional dan Penuh Keintiman
Terinspirasi dari pengalaman pribadi serta cerita orang-orang di sekitarnya, “Dopamine” mengangkat dinamika hubungan tak sehat yang sulit dilepas. “Mungkin bukan cinta sama orangnya, tapi sama highs dalam percintaan. Kejar-dikejar, sakit-senengnya, adrenaline-nya,” kata RACH?. “Dopamine itu nggak harus didapetin dari hal-hal yang menyenangkan saja,” ucapnya.
Dalam proses kreatifnya, RACH? terlibat penuh mulai dari konsep hingga visual. “100 persen konsep, referensi, perasaan, visual, itu semua dari isi kepalaku,” katanya.

Ia bekerja sama dengan Produser Vit Alian untuk merapikan ide, sementara arahan vokal dibantu oleh Kamga dan Vit Alian. Lagu ini juga menghadirkan permainan bass dari Barry Likumahuwa, serta proses mixing & mastering oleh Irhan Ahmad.
RACH? memastikan bahwa video musik “Dopamine” tengah dipersiapkan. Visualnya akan menggambarkan perpaduan kekacauan dan keindahan yang mencerminkan rollercoaster emosi dalam lagu tersebut. Produksi visual ditangani oleh Morse dan disutradarai oleh Nico Mikhael Putranto. “Semoga bisa relate, semoga bisa mewakili perasaan orang-orang yang merasakan ‘Dopamine’ feelings,” katanya.
Menandai awal perjalanannya di dunia musik, RACH? mengungkapkan bahwa ia masih menyiapkan berbagai konten visual dan materi untuk rilisan berikutnya. Ia berharap “Dopamine” dapat menjadi karya debut yang dikenang dan menjadi langkah penting dalam kariernya ke depan.

