Lily AllenLily Allen jalani terapi karena kecanduan belanja usai sukses album West End Girl. (Foto: Female First)

JAKARTA – Lily Allen mengungkapkan dirinya tengah menjalani terapi akibat kecanduan belanja setelah kesuksesan album West End Girl. Penyanyi asal Inggris itu mengaku sempat berbelanja berlebihan usai merilis album yang mendapat banyak pujian dan mengangkat kisah berakhirnya pernikahannya dengan aktor Stranger Things, David Harbour.

Bintang 40 tahun itu mengatakan dirinya “berbelanja seperti orang gila” sejak album tersebut dirilis pada Oktober lalu. Dalam edisi spesial Natal podcast Miss Me? bersama sahabatnya, Miquita Oliver, Lily secara blak-blakan menceritakan kebiasaan belanjanya.

“Aku lagi main-main dengan cincin berlian dan zamrudku yang besar ini. Aku membelikan diriku hadiah kecil, tapi sebenarnya tidak kecil,” kata Lily, dikutip dari Female First, Selasa (23/12/2025).

“Kamu harus memanjakan diri dan menandai momen. Aku yakin aku ini miliarder. Tas-tas tangan sudah dibeli, perhiasan sudah dibeli dan sebuah mobil juga sudah dibeli,” ujarnya.

BACA JUGA: 

Jennifer Lopez Akui Jadi Sasaran Petir Pujian dan Kritik, Belajar Bertahan dari Komentar Negatif

Nicole Scherzinger Ingin Santai Total saat Natal, Mau Rebahan seperti Kentang

Pelantun The Smile itu kemudian mengungkapkan bahwa ia menjalani terapi Eye Movement Desensitisation and Reprocessing (EMDR) untuk mengatasi kebiasaan belanjanya yang berlebihan. Lily menyebut terapi tersebut membawa perubahan besar dalam hidupnya.

“Aku mulai menjalani terapi EMDR empat bulan lalu dan itu mengubah hidupku. Terapi EMDR adalah jenis terapi khusus yang menstimulasi otak dan menciptakan jalur baru terhadap perilaku tertentu atau pengalaman traumatis,” ucapnya “Inilah yang sedang bekerja untukku saat ini, meski aku bukan dokter.”

Ia melanjutkan, “Biasanya kamu mulai dengan menentukan satu area, seperti pengalaman traumatis yang ingin difokuskan, lalu memvisualisasikan pengalaman itu dan mengidentifikasi perasaan yang muncul di tubuh dan pikiran, dan tingkat rasa sakitnya akan menurun.”

“Kalau kamu mencoba menghentikan perilaku negatif seperti belanja berlebihan, kamu melakukan kebalikannya, yaitu memikirkan perasaan senang dan mencoba memisahkan perasaan itu dari harga diri,” tambahnya. “Dalam kasusku, misalnya tas tangan, kamu memisahkannya dengan mengatakan tas ini tidak membuatku menjadi pribadi yang lebih baik. Ini sangat menarik, aku tidak sepenuhnya paham ilmunya, tapi ini berhasil untukku.”

Di sisi lain, Lily juga mengaku kini lebih memahami rasa sakit yang mungkin ia sebabkan pada pernikahan pertamanya dengan Sam Cooper, setelah dirinya berpisah dari David Harbour. Pengalaman tersebut memberinya perspektif baru tentang hubungan dan konsekuensi dari tindakannya di masa lalu.

Penyanyi yang memiliki dua putri, Ethel (14) dan Marnie (12), dari pernikahannya dengan Cooper itu mengatakan kepada Observer, “Setelah melakukan hal-hal yang tidak terlalu baik dalam pernikahan pertamaku, aku kini punya pemahaman lebih tentang rasa sakit yang mungkin telah aku timbulkan. Aku belajar betapa mengerikannya berada di posisi orang yang menerima perlakuan seperti itu.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *