JAKARTA – Toni Collette dan Timothy Spall melontarkan pujian tinggi kepada Kate Winslet atas debut penyutradaraannya dalam film Goodbye June. Keduanya menilai Kate berhasil menciptakan suasana syuting yang penuh kepercayaan, kebebasan dan emosi yang kuat.
Kate Winslet (50) resmi menjalani debut sebagai sutradara lewat film drama keluarga Natal produksi Netflix tersebut. Goodbye June mengisahkan Bernie (Timothy Spall) dan keempat anaknya—Connor (Johnny Flynn), Julia (Kate Winslet), Molly (Andrea Riseborough), dan Helen (Toni Collette)—yang menghadapi duka, rekonsiliasi dan cinta saat berkumpul menemani sang ibu, June (Dame Helen Mirren), yang tengah menghadapi ajal.
Toni Collette (53) menilai pengalaman bekerja dengan Kate sebagai sutradara adalah sesuatu yang sangat istimewa. Kepada People, Toni berkata, “Itu seperti mimpi yang jadi kenyataan. Aku sudah mengatakan ini selama bertahun-tahun. Bahkan, hasilnya jauh melampaui ekspektasiku karena awalnya kupikir kami hanya akan berakting bersama.”

Ia menambahkan bahwa terpilih sebagai bagian dari debut penyutradaraan seseorang adalah sebuah kehormatan besar. “Ketika seseorang memilihmu untuk menjadi bagian dari debut penyutradaraannya, itu adalah hal yang besar. Sebuah kehormatan. Dan dia adalah sutradara yang sangat baik.”
BACA JUGA:
Kate Winslet Kritik Tren Operasi Plastik dan Suntik Pelangsing
Kate Winslet Ungkap Cara Bertahan dari Sorotan Publik
Menurut Toni, kemampuan Kate dalam menyutradarai, memproduksi, sekaligus membintangi film ini sama sekali bukan kejutan. “Kami semua tahu dia akan hebat dan memang benar. Lokasinya sangat indah, atmosfernya luar biasa, dengan rasa kepercayaan dan kebebasan yang luar biasa,” ujarnya.
Toni juga memuji kepribadian Kate di lokasi syuting. “Dia sangat dermawan, baik hati, membumi, lucu dan jujur saja, tidak satu pun dari kami ingin proyek ini berakhir.”
Sementara itu, Timothy Spall (68), yang pernah bekerja bersama Kate dalam film Hamlet (1996), mengatakan bekerja dengannya terasa sangat alami. Ia merasa nyaman baik saat beradu akting maupun saat disutradarai oleh Kate di Goodbye June.
Timothy menyebut Kate sebagai sosok yang terbuka dan jujur sejak pertama kali mereka bertemu. “Saat pertama kali bekerja dengannya, dia terlihat terbuka, lucu, brilian, rendah hati, dan sangat jujur—dan semua itu kini semakin matang.”

Ia juga menyoroti kecerdasan Kate yang tidak dibuat-buat. “Dia sangat cerdas, tetapi tidak pernah menunjukkannya secara berlebihan. Semuanya terasa alami. Dia aktris yang luar biasa, pekerja keras, dan sangat serba bisa.”
Menurut Timothy, pengalaman Kate bekerja dengan sutradara-sutradara terbaik dunia seperti James Cameron di Titanic (1997) dan Nancy Meyers di The Holiday (2006) menjadi bekal kuat untuk perannya sebagai sutradara. “Dia adalah salah satu aktor terbaik di dunia dan semua pengalaman itu menyatu dengan sempurna. Sangat masuk akal jika dia menyutradarai sebuah film,” katanya.
Timothy pun mengaku tidak akan ragu bekerja kembali dengan Kate di masa depan. “Kalau dia meminta aku bekerja dengannya lagi, aku akan langsung mengiyakan. Dia benar-benar luar biasa,” ujarnya.
Film Goodbye June menjadi tonggak penting dalam karier Kate Winslet, menandai langkah barunya sebagai sutradara dengan sambutan positif dari para rekan sesama aktor dan industri film internasional. Demikian seperti dilansir dari Female First, Senin (29/12/2025).

