JAKARTA – Hailey Bieber mengaku inspirasi gaya busananya semasa remaja banyak dipengaruhi oleh serial televisi Hannah Montana yang dibintangi Miley Cyrus. Istri Justin Bieber ini bahkan mengaku pernah terobsesi meniru busana ikonik yang dikenakan karakter tersebut untuk dipakai dalam kehidupan sehari-hari.
Bintang media sosial yang kini dikenal sebagai pendiri sekaligus bos merek kecantikan Rhode Beauty itu mengenang masa-masa ketika ia menjadikan Hannah Montana sebagai referensi fesyen utamanya. Kepada WWD, Hailey mengatakan, “Saya ingat menonton Hannah Montana dan merasa sangat terinspirasi oleh gaya Miley [Cyrus] di acara itu, lalu ingin menciptakan ulang busana-busana tersebut dan memberi sentuhan versi saya sendiri.”
Perempuan 29 tahun itu mengakui bahwa gaya berpakaiannya kini telah banyak berubah dibandingkan era Hannah Montana. Saat ini, Hailey lebih mengutamakan tampilan yang terlihat effortless dan tetap chic.

“Saat saya merasa nyaman dengan pakaian yang saya kenakan, di situlah saya merasa penampilan saya terlihat paling baik—banyak hal datang dari dalam diri. Satu hal yang selalu saya tuju adalah tampil effortless dan chic, seolah saya yang mengenakan pakaian itu, bukan pakaian yang ‘memakai’ saya,” ujarnya.
BACA JUGA:
Hailey Bieber Nikmati Kerja Bareng Justin Bieber untuk Koleksi Skylrk
Michelle Obama Sengaja Tak Bahas Soal Fashion Selama Jadi Ibu Negara AS
Namun, sebagai seorang ibu muda, Hailey kini harus lebih mempertimbangkan pilihan busananya. Ia tengah membesarkan putra kecilnya, Jack, yang akan berusia dua tahun pada Agustus mendatang, sehingga aktivitas sehari-hari kerap penuh kejutan.
“Dia mulai masuk fase balita, di mana tangannya sering kotor dan lengket. Jadi, saya suka mengenakan pakaian yang membuat saya merasa baik, tapi juga bisa benar-benar dipakai untuk menjalani hidup,” ucapnya.
Hailey juga mengungkapkan bahwa ia senang menjadikan jaket atau mantel sebagai pusat dari sebuah tampilan. Ia cenderung memilih warna-warna aman, meski kini mulai tertarik bereksperimen dengan warna yang lebih cerah.
“Bagi saya, mantel atau jaket sering kali menjadi titik fokus. Di musim panas, saya sering bingung karena tidak bisa memakai jaket—lalu berpikir, ‘Apa yang bisa saya lakukan dengan outfit ini?’ Biasanya saya memilih sesuatu yang mudah, seperti celana linen longgar dan tank top,” tuturnya.
Ia menambahkan, “Saya merasa aman dengan tampilan monokrom, serbahitam, atau nuansa beige dan cokelat yang sudah saya tahu cocok untuk saya. Tapi saya benar-benar ingin terus bermain lebih jauh dengan warna, siluet dan tekstur.” Demikian seperti dilansir dari Female First, Sabtu (10/1/2026).

