Michael JacksonJaafar Jackson ingin ubah pandangan publik tentang Michael Jackson lewat film biopik. (Foto: Female First)

JAKARTA – Jaafar Jackson berharap film biopik Michael dapat mengubah cara pandang publik terhadap Michael Jackson. Ia ingin penonton melihat sisi lain sang legenda yang selama ini jarang terekspos.

Michael Jackson meninggal dunia pada Juni 2009 di usia 50 tahun. Melalui film ini, Jaafar yang memerankan pamannya berharap bisa menghadirkan perspektif baru yang lebih emosional dan manusiawi.

Dalam wawancaranya dengan Interview Magazine, Jaafar mengungkapkan bahwa kebanyakan orang hanya mengenal momen ikonik Michael di atas panggung.

BACA JUGA:

Jaafar Jackson Sembunyikan Perannya sebagai Michael Jackson Selama Setahun, Bahkan dari Keluarga

“Saya paling bersemangat agar orang-orang bisa memahami Michael dari sudut pandang yang belum pernah mereka lihat sebelumnya, merasakan momen-momen tenangnya,” katanya, seperti dikutip Celebdaily.id dari Female First, Rabu (8/4/2026).

Ia menambahkan bahwa ada lapisan emosional yang belum pernah benar-benar ditampilkan ke publik. “Banyak orang mengenal momen ikoniknya, tapi ada sisi emosional yang belum pernah terlihat,” ucapnya.

Jaafar juga mengungkapkan bahwa ibunya sangat terkejut saat melihat penampilannya di layar. “Saat ibu saya melihatnya di layar, dia sangat terkesan. Sulit baginya menghubungkannya dengan diri saya, jadi itu sangat emosional,” katanya.

Persiapan Mendalam dan Harapan Meluruskan Persepsi

Untuk mendalami peran, Jaafar kembali tinggal di rumah keluarga Jackson, Hayvenhurst, tempat ia tumbuh besar. Ia bahkan membuat ruang riset dan berlatih di studio tari yang dulu digunakan Michael.

“Saya kembali ke Hayvenhurst, membuat ruang riset dan berlatih di ruang tari tempat Michael dulu berlatih. Saya juga tidur di berbagai ruangan untuk merasakan energinya,” katanya.

Ia juga mempelajari tulisan pribadi Michael seperti jurnal, puisi, hingga afirmasi.

“Memiliki akses ke tulisan pribadi Michael menjadi titik penting bagi saya. Saya bahkan mulai melakukan hal yang sama, menempelkan afirmasi di dinding dan cermin,” ucapnya.

BACA JUGA:

Film The Legend of Zelda Mulai Syuting di Lokasi Ikonik Lord of the Rings Selandia Baru

Sementara itu, TJ Jackson, putra dari Tito Jackson, berharap film ini juga bisa membantu meluruskan tuduhan pelecehan yang pernah mencuat terhadap Michael setelah wafatnya.

“Menurut saya itu sangat menyedihkan dan menjijikkan, karena yang laku di dunia ini adalah hal negatif. Orang suka gosip dan skandal,” katanya.

Ia menilai Michael menjadi target empuk karena tidak lagi bisa membela diri. “Paman saya sudah tidak ada untuk membela dirinya. Tapi saya percaya kebenaran pada akhirnya akan menang,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *