JAKARTA – Academy Awards mengumumkan serangkaian perubahan aturan di tengah meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) di industri film. Perubahan ini dilakukan untuk menyesuaikan perkembangan teknologi sekaligus menjaga integritas karya perfilman.
Academy of Motion Picture Arts and Sciences menyatakan bahwa pembaruan aturan ini merupakan bagian dari komitmen mereka dalam ‘mendengarkan komunitas perfilman global’ serta mengikuti standar yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi, seperti diungkapkan oleh seorang sumber kepada Entertainment Weekly.
Dalam pedoman terbaru, Akademi menegaskan bahwa nominasi akting hanya diberikan kepada peran yang benar-benar dimainkan oleh manusia. “Penghargaan akting hanya dapat diberikan untuk peran yang secara sah dikreditkan dalam film dan benar-benar diperankan oleh manusia dengan persetujuan mereka.”
BACA JUGA:
Sutradara The Devil Wears Prada 2 Akui Ragu, Sekuel Akhirnya Terwujud
Untuk kategori penulisan naskah, Akademi juga menetapkan aturan tegas. “Naskah harus ditulis oleh manusia agar memenuhi syarat dalam kategori Skenario Adaptasi Terbaik dan Skenario Asli Terbaik.”
Selain itu, penggunaan AI dalam produksi film tetap diperbolehkan, tetapi akan diawasi lebih ketat. “Akademi berhak meminta informasi tambahan terkait penggunaan AI generatif dan peran manusia dalam proses tersebut.”
Perubahan Lain: Nominasi Ganda hingga Penayangan di YouTube
Salah satu perubahan besar lainnya adalah dihapusnya aturan lama yang melarang aktor mendapatkan lebih dari satu nominasi dalam kategori yang sama dalam satu tahun. Kini, aktor dapat memperoleh beberapa nominasi jika masuk dalam lima besar suara terbanyak.
“Performa dapat dinominasikan lebih dari satu dalam kategori yang sama jika masuk lima besar, sejalan dengan kategori lainnya.”
Perubahan juga dilakukan pada kategori Lagu Orisinal Terbaik, khususnya terkait lagu yang muncul di bagian kredit akhir film.
“Untuk lagu yang diajukan sebagai musik baru pertama di kredit akhir, video harus menyertakan 15 detik terakhir film sebelum kredit dimulai.”
BACA JUGA:
Sekuel Film Michael Jackson Segera Diproduksi, Proses Syuting Berpotensi Dimulai Tahun Ini
Selain itu, pembaruan aturan juga mencakup kategori lain seperti casting, sinematografi, film internasional, efek visual, serta tata rias dan rambut. Ke depan, Oscar juga akan mengalami perubahan besar dalam platform penayangannya.
YouTube akan menjadi mitra baru mulai 2029 hingga 2033, menggantikan ABC yang telah menayangkan ajang ini sejak 1976. Penonton nantinya dapat menyaksikan acara utama, red carpet, hingga konten di balik layar secara gratis melalui YouTube di seluruh dunia.
Pada ajang Oscar terakhir yang dipandu oleh Conan O’Brien, film One Battle After Another menjadi pemenang terbesar dengan meraih enam penghargaan, termasuk Film Terbaik. Perubahan ini menandai langkah baru Oscar dalam menghadapi era digital dan teknologi, sekaligus menjaga standar kualitas dalam industri perfilman global. Demikian dikutip Celebdaily.id dari Female First, Sabtu (2/5/2026).

