The RainJelang 25 tahun berkarya, The Rain rilis Semoga Dia Bahagia. (Foto: The Rain)

JAKARTA – Menjelang perjalanan 25 tahun berkarya, The Rain merilis single terbaru berjudul Semoga Dia Bahagia. Lagu ini menjadi bentuk rasa syukur Indra Prasta, Iwan Tanda, Ipul Bahri, dan Aang Anggoro yang tetap solid dengan formasi yang sama sejak awal berdiri.

Seperempat abad bukan perjalanan singkat bagi sebuah band. The Rain menjadi salah satu grup musik Indonesia yang berhasil melewati usia 25 tahun tanpa mengalami pergantian personel.

Tidak hanya menjaga kebersamaan, karya-karya The Rain juga terus menemukan pendengar baru. Lagu-lagu mereka masih mencatat jutaan monthly plays di Spotify dan menjangkau penggemar lintas generasi melalui berbagai platform digital maupun panggung musik.

“Sebuah hal yang sangat kami syukuri, bisa menjangkau penggemar lintas generasi,” kata Indra dalam rilis kepada Celebdaily.id, Minggu (21/6/2026).

“Dan cara terbaik untuk mensyukurinya adalah dengan merilis karya baru,” ucap Iwan.

The Rain
Jelang 25 tahun berkarya, The Rain rilis Semoga Dia Bahagia. (Foto: The Rain)

Semoga Dia Bahagia Bawa The Rain Kembali ke Nuansa Awal Karier

Lewat Semoga Dia Bahagia, The Rain seperti kembali menelusuri perjalanan musikal yang membentuk karakter mereka sejak awal. Lagu ini menghadirkan genjrengan gitar yang renyah, harmoni vokal sederhana namun kuat, melodi yang mudah diingat, serta lirik lugas penuh makna.

Nuansa tersebut tidak lepas dari pengaruh musik yang menemani perjalanan para personel The Rain ketika mulai bermusik.

“Dulu kami cukup terpengaruh oleh karya-karya Gin Blossoms, Counting Crows, Soul Asylum, dan banyak band lain yang meramaikan pertengahan dekade 90-an,” ujar Aang.

Sebelum bergabung dengan The Rain, Aang juga sempat menjadi drummer Crossbottom, salah satu band asal Yogyakarta yang saat itu kerap membawakan lagu-lagu Counting Crows selain karya mereka sendiri.

Dengan pendekatan musik yang lebih dekat dengan akar mereka, Semoga Dia Bahagia menjadi pengingat tentang perjalanan panjang The Rain dari masa awal hingga tetap bertahan sampai sekarang.

The Rain
Jelang 25 tahun berkarya, The Rain rilis Semoga Dia Bahagia. (Foto: The Rain)

Lahir di Studio saat The Rain Garap Materi Baru

Menariknya, Semoga Dia Bahagia justru hadir ketika The Rain sedang mengerjakan beberapa lagu lain di studio. Setelah Indra memperdengarkan lagu tersebut kepada personel lainnya, mereka langsung menyusun aransemen dasar secara bersama.

Kekuatan cerita dan suasana lagu membuat The Rain sepakat memilihnya sebagai karya terbaru yang diperkenalkan kepada pendengar.

“Saat itu kami putuskan bahwa lagu ini yang akan menjadi single berikutnya,” ujar Ipul.

“Lagu ini seperti membawa kami ke masa awal berjuang dulu,” katanya.

Melalui Semoga Dia Bahagia, The Rain tidak hanya merayakan perjalanan menuju 25 tahun kebersamaan. Lagu ini juga menjadi bukti bahwa konsistensi, persahabatan dan kecintaan terhadap musik tetap menjadi energi utama mereka untuk terus berkarya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *