JAKARTA – Ryan Gosling tengah mengembangkan film live-action The Flintstones bersama mitra produksinya di Open Invite, Jessie Henderson. Proyek Warner Bros. tersebut masih berada dalam tahap awal pengembangan dan akan berfokus pada karakter Bamm-Bamm Rubble versi dewasa. Menurut laporan Deadline, para produser saat ini sedang mencari penulis untuk mengerjakan film tersebut.
Bamm-Bamm merupakan karakter bayi dalam serial kartun The Flintstones. Namun, versi Bamm-Bamm yang lebih dewasa pernah menjadi fokus serial animasi The Pebbles and Bamm-Bamm Show yang tayang pada Sabtu pagi di CBS pada awal 1970-an.
Dalam serial tersebut, Bamm-Bamm digambarkan sebagai remaja yang berpacaran dengan Pebbles Flintstone, putri tetangga mereka, ketika keduanya bersekolah di Bedrock High School. Orangtua mereka, Fred dan Wilma Flintstone serta Barney dan Betty Rubble, juga tampil sebagai cameo dalam serial tersebut.
The Flintstones Pernah Diadaptasi ke Film Live-Action
Serial kartun The Flintstones yang populer sejak 1960-an sebelumnya telah dua kali diadaptasi menjadi film layar lebar live-action.
Film The Flintstones dirilis pada 1994 dengan John Goodman sebagai Fred, Rick Moranis sebagai Barney, Elizabeth Perkins sebagai Wilma, dan Rosie O’Donnell sebagai Betty. Sementara itu, The Flintstones in Viva Rock Vegas dirilis pada 2000 dengan Mark Addy sebagai Fred, Stephen Baldwin sebagai Barney, Kristen Johnston sebagai Wilma, dan Jane Krakowski sebagai Betty.
Kedua film tersebut secara keseluruhan meraih pendapatan sekitar 401 juta dolar AS di box office global. Produksi Ryan dan Jessie berikutnya adalah Love of Your Life, drama romantis garapan Rachel Morrison yang dijadwalkan tayang perdana di Toronto Film Festival bulan depan.
Proyek Barbie 2 Dikabarkan Terkendala Negosiasi Gaji
Di sisi lain, proyek Barbie 2 yang akan kembali dibintangi Ryan Gosling juga dikabarkan mengalami hambatan akibat negosiasi gaji Ryan dan lawan mainnya, Margot Robbie.
Sutradara Greta Gerwig dan pasangannya, Noah Baumbach, yang sebelumnya mendapat nominasi Oscar atas pekerjaan mereka dalam skenario film pertama, dilaporkan telah menyusun rencana untuk menghadirkan sekuel Barbie. Namun, laporan terbaru menyebutkan pembicaraan dengan Warner Bros. belum menghasilkan kesepakatan mengenai bayaran para pemeran utama.
“Para petinggi studio telah melakukan negosiasi dengan para pemain selama berbulan-bulan. Tawaran tersebut mencakup pembagian keuntungan bagi pemeran utama jika film mencapai tingkat kesuksesan tertentu di box office, serta kenaikan bayaran di muka, termasuk pembayaran kepada Gosling sebesar 20 juta dolar AS (jumlah yang saat ini dimintanya), menurut dua orang yang mengetahui pembicaraan tersebut,” sebut laporan The New York Times, dikutip dari Female First, Rabu (26/8/2026).
Namun, CEO Warner Bros. Discovery, David Zaslav, disebut menilai tawaran tersebut, termasuk skema pembagian keuntungan, terlalu besar dan tidak memberikan persetujuan.
The New York Times melaporkan bahwa tawaran terakhir yang diberikan kepada para aktor pada Mei lalu telah ditolak dan mereka belum mengajukan tawaran balik yang baru. Kesepakatan disebut harus tercapai untuk film kedua sebelum hak atas Barbie kembali kepada produsen mainan Mattel pada Desember.
Studio co-chair Warner Bros., Pam Abdy dan Michael De Luca, mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Kami telah memiliki kesepakatan hak dengan Mattel dan telah memberikan sejumlah tawaran besar untuk berusaha menyelesaikan kesepakatan guna membuat film Barbie berikutnya. Sayangnya, sejauh ini kami belum berhasil mencapai kesepakatan.”

