JAKARTA – Janet Jackson dikabarkan tengah menyiapkan film biopik tentang perjalanan hidupnya sendiri. Kabar tersebut diungkapkan keponakannya, Jaafar Jackson, yang menilai keputusan Janet tidak terlibat dalam film tentang mendiang kakaknya, Michael Jackson, kemungkinan berkaitan dengan rencana filmnya sendiri.
Jaafar Jackson, yang memerankan Michael Jackson dalam film biopik Michael, mengatakan kepada GQ Middle East bahwa Janet memiliki rencana untuk membuat film tentang dirinya. Ia juga mengungkapkan bahwa Janet mungkin memilih tidak terlibat dalam film tentang Michael karena tidak ingin diperankan oleh aktor lain terlebih dahulu, sementara dirinya tengah mempertimbangkan proyek biopiknya sendiri.
“Aku tidak ingin berbicara terlalu cepat, tetapi Janet memiliki beberapa ide untuk mungkin membuat filmnya sendiri,” kata Jaafar Jackson, dikutip Celebdaily.id dari Female First, Rabu (26/8/2026).
Jaafar saat ini akan kembali memerankan Michael dalam sekuel film tersebut. Ia juga menceritakan bagaimana perasaan keluarganya ketika menyaksikan cuplikan awal film Michael.
Keluarga Jackson Terharu Melihat Jaafar Perankan Michael
Jaafar mengaku awalnya tidak ingin berada di ruangan ketika keluarganya menyaksikan cuplikan film tersebut. Namun, ia merasa perlu hadir karena proses memerankan anggota keluarganya sendiri merupakan pengalaman emosional.
“Aku sebenarnya tidak ingin berada di ruangan itu, tetapi aku berpikir, aku seharusnya ada di sana, karena ini sangat berat untuk diterima, terutama ketika kamu memerankan anggota keluargamu sendiri dan kemudian seluruh keluargamu berada di sana,” katanya.
Ia kembali menambahkan, “Ada beberapa yang terisak, beberapa sepupu mulai emosional.”
“Dan setelah filmnya selesai, aku mendapat begitu banyak pelukan dan dukungan. Rasanya melegakan, karena sebelumnya ada banyak kekhawatiran tentang bagaimana film ini akan dibuat. Namun setelah mereka melihat peranku, rasanya sangat melegakan,” ucapnya.
Sebelumnya, saudara Michael dan Janet, LaToya Jackson ( 69) menjelaskan bahwa Janet “dengan baik hati menolak” untuk terlibat dalam film garapan sutradara Antoine Fuqua tersebut.
Kepada Variety, LaToya mengatakan tentang Janet (59), “Aku berharap semua orang terlibat dalam film ini. Janet diminta untuk terlibat dan dia dengan baik hati menolaknya, jadi kamu harus menghormati keinginannya.”
Antoine Fuqua juga angkat bicara mengenai ketidakhadiran Janet. “Aku sangat menghormati dan menyayangi Janet, tetapi tidak apa-apa. Dia mendukung Jaafar dan itulah yang terpenting,” katanya.
Film Michael juga dibintangi Colman Domingo sebagai Joe Jackson dan Nia Long sebagai Katherine Jackson. Jessica Sula memerankan LaToya, sementara Juliano Valdi memerankan Michael saat masih muda.
Proyek tersebut dikembangkan dengan keterlibatan pihak pengelola warisan Michael Jackson. Putra sulung Michael, Prince Jackson, bertindak sebagai produser eksekutif, sementara saudara-saudaranya, Bigi Jackson dan Paris Jackson, tidak terlibat dalam proyek tersebut.
Paris bahkan secara terbuka mengkritik film tersebut melalui sebuah video yang dibagikan di media sosial. “Film ini memanjakan bagian tertentu dari penggemar ayahku yang masih hidup dalam fantasi. Dan mereka akan menyukai film ini.”
Film Michael 2 dan Kisah yang Belum Diangkat
Film pertama awalnya direncanakan untuk mengeksplorasi dampak tuduhan pelecehan seksual terhadap Michael Jackson dalam kehidupannya, dengan bagian ketiga film yang akan berfokus pada skandal tersebut.
Namun, pengacara pihak pengelola warisan Michael menemukan sebuah klausul dalam kesepakatan dengan Jordan Chandler, salah satu orang yang pernah menuduh sang penyanyi. Klausul tersebut melarang Michael untuk digambarkan atau disebut dalam proyek film apa pun.
Karena itu, saat ini tampaknya Michael 2 tidak dapat mengangkat bagian kehidupan Michael tersebut tanpa melanggar ketentuan dalam kesepakatan tersebut. Meski demikian, Adam Fogelson, kepala divisi film Lionsgate, sebelumnya menegaskan bahwa masih banyak kisah Michael Jackson yang dapat diceritakan, termasuk sejumlah musiknya yang “terbesar dan paling populer”.
Dalam panggilan laporan keuangan kuartalan pada Mei lalu, ia mengatakan, “Aku akan mengatakan bahwa ada begitu banyak kisah Michael Jackson yang sangat menghibur dan banyak bagian terbesar, serta paling populer dari katalog musiknya yang belum disentuh dalam film pertama.”
“Ada begitu banyak peristiwa lain yang terjadi, bahkan dalam rentang waktu yang diceritakan film pertama, yang belum diangkat. Jadi, kami sangat, sangat yakin bahwa kami memiliki film yang sangat menghibur dan sekali lagi akan menarik perhatian penonton global ketika semua bagiannya mulai terbentuk,” ucapnya.

