Mario x GraceMario G Klau gandeng Grace Kaitlin di Riuh, duet jujur tentang ego dalam hubungan. (Foto: Wecord Evermore Indonesia)

JAKARTA – Mario G Klau kembali menyapa pendengar lewat single terbaru bertajuk ‘Riuh’ yang dibawakan bersama Grace Kaitlin. Lagu duet ini menghadirkan dialog emosional tentang hubungan yang perlahan dipenuhi ego, gengsi dan perasaan yang terlalu lama dipendam.

Setelah menghadirkan berbagai lagu yang dekat dengan kehidupan banyak orang, Mario G Klau kembali menawarkan cerita yang terasa personal melalui ‘Riuh’. Kali ini, ia menggandeng Grace Kaitlin untuk membawakan kisah tentang hubungan yang awalnya dipenuhi cinta, tetapi perlahan berubah ketika berbagai perasaan tidak lagi mampu diungkapkan dengan jujur.

Menurut Mario, ‘Riuh’ bukan sekadar lagu tentang pertengkaran dalam hubungan asmara. Lagu ini menggambarkan situasi ketika salah satu pihak terus mengalah dan mengikuti cara pasangannya tanpa pernah benar-benar menyampaikan apa yang dirasakan.

Semua emosi yang dipendam tersebut akhirnya menumpuk hingga menjadi seperti “bom waktu” yang siap meledak.

“Riuh itu suara keras kepala dari semua orang. Kadang ada banyak hal yang tidak bisa kita ungkapkan secara langsung karena ada gengsi, ego, atau rasa takut kalau hubungan itu justru berakhir ketika semuanya diucapkan,” kata Mario kepada Celebdaily.id, Selasa (1/9/2026).

Lewat lirik seperti “Semenjak ku ikuti caramu, semenjak mengiyakan maumu…”, Mario menggambarkan seseorang yang perlahan kehilangan ruang untuk menjadi dirinya sendiri. Demi mempertahankan hubungan, ia terus mengalah hingga akhirnya memilih mengambil jarak sejenak untuk menenangkan pikiran sebelum kembali mencari jalan keluar bersama.

Duet yang Terasa seperti Percakapan Intim

Nuansa emosional dalam ‘Riuh’ semakin terasa kuat karena lagu ini dibawakan dalam format duet. Namun, Mario G Klau dan Grace Kaitlin tidak hadir sebagai sepasang kekasih yang sedang bertengkar, melainkan seperti dua orang yang sama-sama menceritakan pengalaman mereka terhadap sebuah kisah hubungan.

Pendekatan tersebut membuat ‘Riuh’ terasa seperti sebuah percakapan yang intim dan penuh kejujuran. Mario pun mengaku sejak awal merasa Grace Kaitlin menjadi sosok yang tepat untuk menyanyikan lagu tersebut.

Mario x Grace
Mario G Klau gandeng Grace Kaitlin di Riuh, duet jujur tentang ego dalam hubungan. (Foto: Wecord Evermore Indonesia)

Menurutnya, karakter vokal Grace yang polos, tulus, dan tidak berlebihan mampu menyampaikan emosi dalam lagu ‘Riuh’ secara apa adanya.

“Lagu ini terlalu jujur untuk dibawakan oleh seseorang yang berpura-pura. Grace menyanyikannya dengan sangat tulus. Rasanya seperti dua orang yang sedang duduk dan ngobrol, bukan sedang menunjukkan kemampuan teknik bernyanyi,” kata Mario.

Dibalut aransemen emosional dengan permainan vokal yang saling melengkapi, ‘Riuh’ menjadi ruang refleksi bagi siapa saja yang pernah merasa lelah memendam perasaan, terus mengalah, atau terjebak dalam hubungan yang dipenuhi ego dan keras kepala.

Mario bahkan menyarankan lagu ini didengarkan pada malam hari, ketika suasana lebih tenang dan pendengar memiliki ruang untuk berkontemplasi.

Tentang Keberanian untuk Jujur

Melalui ‘Riuh’, Mario G Klau dan Grace Kaitlin berharap setiap pendengar dapat menemukan bagian dari kisah mereka sendiri di dalam lagu tersebut. Sebab, setiap hubungan pada akhirnya memiliki “riuh”-nya masing-masing, dan terkadang keberanian untuk jujur menjadi langkah pertama untuk menemukan jalan pulang.

Lewat cerita yang dekat dengan pengalaman banyak orang, ‘Riuh’ tidak hanya berbicara tentang konflik dalam sebuah hubungan, tetapi juga tentang pentingnya memberi ruang bagi diri sendiri untuk menyampaikan apa yang selama ini dipendam.

Single terbaru Mario G Klau featuring Grace Kaitlin, ‘Riuh’, kini sudah dapat didengarkan di seluruh platform streaming musik digital di Indonesia.

Yuk, ikuti terus update karya musisi Tanah Air hanya di Celebdaily.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *