Sandra BullockSandra Bullock bicara rambut rontok, ternyata karena stres. (Foto: @szilvesztermako)

JAKARTA – Sandra Bullock mengungkapkan bahwa rambutnya pernah mengalami kerontokan akibat stres. Aktris Practical Magic 2 itu mengatakan, kondisi tersebut terjadi dua kali ketika dirinya sedang melalui masa sulit dan ia merasa sangat beruntung rambutnya akhirnya kembali tumbuh.

Dalam wawancara dengan Jennifer Aniston untuk Interview Magazine, Sandra menjelaskan bahwa produk perawatan rambut LolaVie milik Jennifer turut membantunya menjaga kondisi rambut.

Sandra bahkan bercanda kepada Jennifer, “Well, satu-satunya alasan saya tidak terlihat seperti Chia Pet karena produkmu. Saya pernah mengalami dua kali kerontokan rambut akibat stres, jadi saya sangat beruntung rambut saya bisa tumbuh kembali.”

Ia kembali mengatakan, “Itu juga berkat nenek saya yang berasal dari Jerman. Rambutnya sangat lebat, tebal dan luar biasa. Saya mendapatkan gen itu.”

Jennifer kemudian memuji rambut sahabatnya tersebut. “Kamu adalah salah satu dari sedikit perempuan dalam hidup saya yang memiliki rambut yang benar-benar tidak masuk akal. Saya tidak habis pikir bagaimana kamu masih bisa memiliki rambut sebanyak itu,” katanya, dikutip Celebdaily.id dari Female First, Senin (14/9/2026).

Sandra diketahui pernah menghadapi sejumlah masa sulit dalam kehidupannya. Pasangannya, Bryan Randall, meninggal dunia pada 2023 setelah berjuang melawan ALS.

Sandra Bullock Sembunyikan Proses Adopsi Putranya

Sandra juga menceritakan salah satu pengalaman paling menegangkan dalam hidupnya ketika harus membawa putranya, Louis, keluar dari rumah secara diam-diam. Saat itu, proses adopsi Louis dirahasiakan, sementara Sandra harus meninggalkan rumah setelah pernikahannya dengan Jesse James pada 2010 berada di ambang kehancuran.

Ia menceritakan bagaimana dirinya berusaha menghindari perhatian paparazzi karena tidak ada yang mengetahui bahwa ia baru saja memiliki seorang bayi.

“Child Protective Services, jangan datang mengejar saya, tetapi ketika semuanya menjadi kacau bagi saya, ketika kita tahu apa yang dimaksud dengan itu, saya sadar harus keluar dari rumah karena paparazzi akan berdatangan dan tidak ada yang tahu saya memiliki bayi yang baru lahir,” katanya.

Ia menambahkan, “Jadi saya memasukkannya ke dalam car seat bayi, lalu memasukkannya ke dalam tas hoki dan menutup ritsleting tas hoki di sekelilingnya. Kemudian saya membawa tas hoki itu ke mobil, seolah-olah saya hanya sedang membawa tas hoki biasa.”

Sandra mengatakan pengalaman tersebut membuatnya merasa harus sangat berhati-hati dalam menjaga privasi dirinya dan keluarga.

“Kamu harus beroperasi seperti CIA. Jika kamu dikelilingi orang-orang baik, kamu akan baik-baik saja. Tetapi jika orang-orang di dekatmu berniat menyakitimu, tidak peduli seberapa tersembunyi kamu bertindak dan seberapa matang perencanaan yang kamu lakukan, privasimu adalah informasi yang bisa menghasilkan uang bagi mereka. Saya baru-baru ini mengalaminya dan itu membuat hati saya hancur,” katanya.

Sandra mengaku sebenarnya ingin menjalani kehidupan dengan lebih santai dan tidak terlalu banyak merasa khawatir. “Saya berharap bisa sedikit lebih santai. Saya ingin tidak terlalu khawatir,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *