BatikBatik Keris dan PPLIPI gelar charity, fashion jadi jalan bantu UMKM. (Foto: Tuty Ocktaviany)

JAKARTA – Batik Keris dan Perkumpulan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) menghadirkan aksi sosial melalui program Auction for Charity dalam rangkaian perayaan Hari Batik Nasional 2026. Mengusung tema “Cinta Batik, Cinta UMKM”, kegiatan tersebut menjadikan fashion dan batik sebagai bagian dari upaya mendukung pemberdayaan UMKM.

Kolaborasi ini tidak hanya menghadirkan apresiasi terhadap batik sebagai warisan budaya Indonesia, tetapi juga membawa semangat berbagi kepada masyarakat. Hasil kegiatan Charity akan didedikasikan untuk mendukung UMKM binaan PPLIPI melalui program PPLIPI Peduli UMKM.

Program Auction for Charity melibatkan enam desainer kenamaan Indonesia, yaitu Denny Wirawan, Ivan Gunawan, Priyo Oktaviano, Danny Satriadi, Ayu Dyah Andari dan Marini Zumarnis. Mereka turut berpartisipasi dengan melelang salah satu koleksi dalam rangkaian acara tersebut.

Hasil lelang akan didonasikan untuk program PPLIPI Peduli UMKM, berupa pemberian bantuan permodalan bagi UMKM yang akan dilaksanakan pada November 2026. Selain melalui lelang, Batik Keris juga memberikan donasi dari setiap penjualan produk batik melalui jaringan retail untuk mendukung program tersebut.

Indah Suryadharma Ali, Ketua Umum PPLIPI menekankan pentingnya kolaborasi dalam memperluas dampak sosial. “Kami percaya bahwa kepedulian akan menjadi lebih berarti dan efektif ketika dilakukan bersama-sama. Melalui kolaborasi ini, sebagai organisasi sosial dengan visi dan misi pemberdayaan perempuan, kami berharap dapat memberikan manfaat yang nyata sekaligus mengajak lebih banyak pihak untuk ikut berbagi dan menciptakan perubahan positif melalui pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi,” tutur Indah Suryadharma Ali Keris ditemui Celebdaily.id saat sesi konferensi pers di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Batik
Batik Keris dan PPLIPI gelar charity, fashion jadi jalan bantu UMKM. (Foto: Tuty Ocktaviany)

Bagi PPLIPI, pemberdayaan UMKM merupakan salah satu program unggulan organisasi. Selain bantuan permodalan kepada UMKM, PPLIPI juga memiliki program peningkatan kualitas ibu dan anak melalui Festival Hari Anak Nasional serta pemberian penghargaan kepada perempuan inspiratif melalui Women’s Inspiring Award.

“Cinta Batik, Cinta UMKM”

Bagi Batik Keris, kegiatan Charity tidak sekadar berfokus pada pemberian bantuan. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun solidaritas dan kepedulian di tengah masyarakat sekaligus menumbuhkan kembali rasa cinta terhadap batik.

“Batik merupakan bagian penting dari identitas dan perjalanan budaya Indonesia. Melalui perayaan Hari Batik Nasional ini, kami ingin menghadirkan batik dalam ruang yang lebih luas, tidak hanya sebagai warisan yang wajib dijaga, tetapi juga sebagai karya yang terus berkembang dan relevan dengan kehidupan masa kini,” tutur Lina Kusyanto Handianto, Komisaris Utama Batik Keris.

Semangat tersebut sejalan dengan tema “Cinta Batik, Cinta UMKM” yang mempertemukan nilai budaya dengan kontribusi sosial. Batik tidak hanya hadir sebagai produk fashion, tetapi juga menjadi medium untuk membuka ruang dukungan bagi pelaku usaha yang membutuhkan penguatan permodalan.

PPLIPI dan Batik Keris berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan jumlah UMKM yang memperoleh bantuan permodalan. Mereka juga ingin menginspirasi lebih banyak individu, komunitas dan pelaku usaha untuk mengambil bagian dalam berbagai gerakan sosial.

Dengan mempertemukan fashion, heritage, dan social impact, perayaan Hari Batik Nasional 2026 menunjukkan bahwa fashion dapat menjadi ruang untuk merawat budaya. Di saat yang sama, fashion juga dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *