JAKARTA – Banyak orang mengira bahwa berlari lebih cepat membakar lemak dibandingkan berjalan karena intensitasnya yang lebih tinggi. Namun menurut Dr Kunal Sood, anggapan itu tidak sepenuhnya benar.
Dr Sood, seorang ahli anestesi dan spesialis pengobatan nyeri di India menjelaskan, kunci utama dalam menurunkan lemak tubuh bukan hanya terletak pada seberapa keras latihan dilakukan, tetapi pada bagaimana tubuh merespons jenis aktivitas tersebut. Dalam sebuah video di Instagram yang diunggah pada 2 Oktober, ia memaparkan perbedaan cara tubuh membakar energi saat berjalan dan berlari, serta bagaimana hal itu memengaruhi proses penurunan berat badan.
Menurutnya, berjalan justru bisa membantu sebagian orang membakar lemak lebih efektif dibandingkan berlari. Hal ini karena berlari merupakan aktivitas dengan intensitas tinggi yang membuat tubuh lebih banyak menggunakan karbohidrat sebagai sumber energi.
“Saat Anda berlari, tubuh akan lebih mengandalkan karbohidrat untuk tenaga. Aktivitas ini juga meningkatkan kadar hormon kortisol. Setelah berlari, tubuh akan berusaha mengganti cadangan karbohidrat yang hilang dan hal ini memicu keinginan makan yang lebih tinggi, terutama makanan berkarbohidrat,” kata Dr Sood, dikutip Hindustan Times, Selasa (4/11/2025).
Ia menambahkan, meskipun berlari membakar lebih banyak kalori dalam waktu singkat, peningkatan rasa lapar akibat kenaikan kortisol bisa membuat seseorang sulit mempertahankan defisit kalori—faktor penting dalam penurunan lemak. Sebaliknya, berjalan yang bersifat low impact dapat membantu menjaga defisit kalori tanpa meningkatkan nafsu makan secara signifikan.
Meski begitu, Dr Sood menegaskan bahwa kedua aktivitas tersebut tetap memiliki manfaat masing-masing. Berjalan lebih cocok untuk manajemen lemak jangka panjang, sementara berlari bisa memberikan keuntungan lain.
“Untuk sebagian orang, berlari dapat meningkatkan kesehatan mental, sehingga tetap menjadi pilihan terbaik sesuai kebutuhan individu,” ujarnya.
Berjalan mungkin tampak sederhana, tetapi justru bisa menjadi strategi efektif untuk membakar lemak secara konsisten tanpa memicu rasa lapar berlebih.

