Masalah Berat BadanAnak kurus dan obesitas sama-sama butuh biaya pengobatan tinggi. (Foto: Female First)

JAKARTA – Penelitian terbaru mengungkap bahwa anak-anak dengan berat badan kurang (underweight) menimbulkan biaya pengobatan yang hampir sama besarnya dengan anak-anak yang mengalami obesitas. Temuan ini menantang anggapan lama bahwa masalah kesehatan utama pada anak hanya disebabkan oleh obesitas.

Studi yang dipimpin oleh Universitas Oxford dan dipublikasikan dalam JAMA Network Open ini menemukan bahwa kedua kondisi ekstrem—terlalu kurus dan terlalu gemuk—sama-sama membutuhkan tingkat intervensi medis serta biaya yang sebanding.

Peneliti memperkirakan bahwa Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) menghabiskan sekitar £340 juta per tahun untuk menangani masalah kesehatan yang berkaitan dengan berat badan anak dan ternyata bukan hanya obesitas yang menjadi penyebab utama.

Dalam penelitian terbesar di Inggris ini, para peneliti menganalisis catatan kesehatan lebih dari 260.000 anak berusia 2 hingga 15 tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa anak-anak dengan berat badan di bawah normal membutuhkan dukungan medis dalam tingkat yang hampir sama dengan anak-anak yang mengalami obesitas.

Penulis utama, Dr. Olu Onyimadu, menjelaskan, “Temuan ini menunjukkan bahwa selama ini mungkin kita melihat masalah dari sudut yang kurang tepat. Bukan hanya obesitas yang menimbulkan biaya besar—anak-anak yang terlalu kurus juga membutuhkan perhatian dan biaya pengobatan yang sebanding. Kita perlu memikirkan seluruh spektrum berat badan yang tidak sehat dalam merencanakan layanan kesehatan.”

Hasil penelitian juga mengungkap bahwa biaya layanan kesehatan meningkat setelah berat badan anak tercatat secara resmi, terutama pada anak-anak yang tergolong underweight. Sementara itu, anak usia 4–5 tahun dengan obesitas parah tercatat memiliki biaya kesehatan tertinggi dan anak perempuan dengan obesitas membutuhkan biaya perawatan lebih besar dibandingkan anak laki-laki.

Profesor Stavros Petrou, salah satu penulis studi ini, menambahkan bahwa temuan ini memberikan bukti kuat bagi penyusun kebijakan untuk memperkuat layanan manajemen berat badan.

“Intervensi dini di seluruh rentang berat badan bisa memberikan penghematan besar sekaligus meningkatkan kesehatan anak-anak,” ujarnya, dikutip dari Female First, Rabu (5/11/2025).

Bagi para orangtua, penelitian ini menjadi pengingat penting bahwa tubuh terlalu kurus bisa sama berisikonya dengan kelebihan berat badan. Karena itu, pemeriksaan rutin ke dokter anak sangat disarankan untuk mendeteksi masalah sejak dini—baik yang memerlukan saran gizi, pemantauan tumbuh kembang, maupun dukungan kesehatan mental.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *