JAKARTA – Michelle Obama mengaku sengaja menghindari pembicaraan tentang fashion selama delapan tahun menjadi Ibu Negara Amerika Serikat. Mantan Ibu Negara ini baru membahas topik tersebut dalam buku terbarunya berjudul The Look, yang mengulas gaya pribadinya dan peran fashion dalam hidupnya.
Dalam acara People Inc. di New York, Michelle menjelaskan alasannya menahan diri untuk tidak menyinggung fashion selama masa pemerintahan suaminya, Barack Obama.
“Saya tidak tahu apakah kalian menyadarinya, tetapi selama delapan tahun saya di Gedung Putih, saya sama sekali tidak berbicara tentang fashion. Kalianlah yang membicarakannya,” ujarnya, dilansir dari Female First, Sabtu (8/11/2025).
Perempuan 61 tahun yang juga seorang penulis dan mantan pengacara itu menegaskan, ia ingin masyarakat Amerika mengenalnya dari sisi yang lebih bermakna, bukan hanya dari pilihan busananya.
“Saya ingin negara ini mengenal saya dari sisi substansi. Saya ingin menceritakan kisah hidup saya sepenuhnya sebelum berbicara tentang sepatu atau gaun. Saya ingin inisiatif saya berbicara untuk menunjukkan siapa diri saya,” kata Michelle.
Meski begitu, Michelle menyadari peran penting fashion dalam hidup dan perannya sebagai Ibu Negara. Ia mengatakan bahwa dirinya memang berencana membicarakannya ketika waktu dirasa sudah tepat. “Setelah dua buku, satu podcast, dan waktu yang cukup lama sejak meninggalkan peran resmi saya, saya merasa dunia kini mengenal saya dari sisi yang substansial,” tuturnya.
Dalam The Look, Michelle menyoroti bagaimana fashion berperan saat ia mewakili Amerika Serikat di berbagai acara resmi dunia antara 2009 hingga 2017. “Buku ini bukan hanya tentang gaya dan busana, tetapi juga tentang perjalanan di balik layar — bagaimana rasanya setiap hari berdandan untuk mewakili bangsa dan dunia,” katanya.
Michelle juga mempersembahkan buku tersebut untuk para desainer dan tim yang setia mendukungnya selama masa kepemimpinannya. “Ini juga merupakan penghormatan bagi para desainer yang bekerja tanpa pamrih untuk saya, serta tim yang sudah seperti keluarga sendiri,” katanya.
Dalam buku itu, Michelle turut menceritakan kisah dari penata gayanya Meredith Koop dan penata rias Carl Ray, yang membantunya tampil di berbagai momen penting.
“Ketika mereka mulai bekerja di Gedung Putih, kebanyakan dari mereka masih sangat muda, baru berusia awal 20-an. Mereka bekerja keras tanpa pengakuan karena kami tidak membicarakan fashion. Sekarang, saya ingin mereka mendapatkan sorotan yang layak mereka terima,” katanya.

