JAKARTA – Bagi banyak pasangan, jatuh cinta dan menikah mungkin terasa mudah. Namun, mempertahankan kebahagiaan setelahnya membutuhkan usaha besar dan pemahaman mendalam antara satu sama lain.
Konselor hubungan dan penulis Ajay K Pandey membagikan nasihat menarik melalui unggahan di Instagram pada 18 Oktober berjudul “Don’t live with your parents for first 5 years of marriage. But why?” Dalam keterangan unggahannya, Ajay menulis, “Selalu utamakan istri.” Pesannya menyoroti pentingnya keseimbangan antara keluarga, cinta dan ruang pribadi.
Ajay kemudian memaparkan tujuh alasan yang mendasari sarannya tersebut, seperti dilansir Hindustan Times, Minggu (9/11/2025).
1. Istrimu, bukan istri orangtuamu
Ajay menekankan pentingnya memprioritaskan kebutuhan dan impian pasangan daripada memenuhi ekspektasi keluarga. Ia menulis, “Dia menikah denganmu, bukan dengan orangtuamu. Mimpinya tentang kita, bukan tentang semua orang. Saat makan malam dia menatapmu, tapi kamu sibuk menyenangkan yang lain.”
2. Kepercayaan diri adalah kunci
Kritik berlebihan dan kontrol bisa menghancurkan rasa percaya diri pasangan. Ajay menulis, “Koreksi bisa membunuh kepercayaan diri. ‘Pakai ini. Masak itu. Bicara pelan.’ Bahkan tawanya terdengar terlalu keras di rumah yang seharusnya menjadi tempatnya merasa aman.”
3. Romansa lebih penting dari rutinitas
Ajay mengingatkan agar pasangan tidak membiarkan rutinitas menggantikan keintiman dan kemesraan. Ia menulis, “Rutinitas menggantikan romansa. Tugas pagi menghapus obrolan malam. Kalian berdoa bersama sebagai keluarga, tapi tidak sebagai pasangan.”
4. Kebebasan untuk menjadi diri sendiri
Menurut Ajay, pasangan harus memiliki ruang untuk membuat pilihan tanpa rasa takut atau penilaian. “Kebebasan berubah menjadi izin. ‘Mau ke mana? Kok pulang malam?’ Dia ingin keluar makan es krim, tapi berpikir, ‘Apa kata mereka nanti?’” tulisnya.
5. Privasi menciptakan keintiman
Ajay menegaskan pentingnya waktu dan ruang pribadi bagi pasangan. “Saat pintu tertutup, hati terbuka. Ia bersandar di bahu suaminya — tanpa takut, tanpa dihakimi. Dalam keheningan, cinta berbicara paling lantang.”
6. Ruang pribadi itu penting
Kedekatan yang berlebihan bisa membuat hubungan terasa sesak. “Terlalu dekat bisa membuat sesak. Cinta tumbuh dalam kebebasan, bukan dalam pengawasan terus-menerus. Jika setiap hari adalah hari keluarga, tidak ada hari yang benar-benar jadi hari kita,” ujarnya.
7. Kemandirian menumbuhkan kedekatan
Ajay menutup dengan pesan bahwa hidup mandiri dapat memperkuat hubungan. “Hidup berdua saja membangun koneksi. ‘Kita skip makan malam, pesan pizza saja?’ Mereka tertawa bersama di atas remah roti — tanpa aturan, hanya kita,” tulisnya.
Pesan Ajay Pandey ini menjadi pengingat bahwa keseimbangan antara cinta, kebebasan dan batasan pribadi adalah kunci agar pernikahan bertahan lama dan bahagia.

