JAKARTA – Billie Eilish menemukan kenyamanan dari aroma yang sudah familiar saat hidup terasa tidak menentu. Penyanyi berusia 23 tahun itu mengandalkan wangi tertentu untuk membuatnya merasa lebih tenang ketika keadaan menjadi asing dan menakutkan.
Dalam wawancaranya dengan majalah Cosmopolitan Amerika, Billie menjelaskan bahwa aroma sangat memengaruhi suasana hatinya.
“Jujur saja, aroma yang saya cium sangat memengaruhi saya. Saya bisa merasa seperti orang yang berbeda hanya dari apa yang saya cium. Kadang, aroma yang familiar terasa sangat nyaman dan membuat saya kembali berpijak,” katanya, dikutip dari Female First, Selasa (25/11/2025).
Ia menambahkan bahwa ketika hidup terasa menakutkan, ia memilih kembali ke aroma lama yang membuatnya merasa aman. “Kalau saya sedang tidak nyaman atau gelisah, saya tidak ingin mencoba parfum baru. Jika aromanya terlalu berbeda dari hidup saya, itu justru membuat saya panik,” katanya.
Billie juga mengatakan bahwa keberadaan teman-teman terdekat serta rutinitas olahraga sangat membantunya menjaga ketenangan. “Berada di sekitar teman-teman saya, orang-orang normal dan menyenangkan yang saya suka, sangat membantu. Saya juga banyak berolahraga. Pergi ke gym membuat saya merasa kembali terhubung dengan tubuh saya, dan itu menyenangkan,” ujarnya.

Penyanyi What Was I Made For? ini baru saja merilis parfum kelimanya, Your Turn II, yang dibuat sebagai wewangian genderless. Menurutnya, keputusan itu terasa sangat alami karena sejak dulu ia tidak terlalu tertarik pada produk berlabel “versi perempuan”.
“Sejujurnya, saya tidak terlalu memikirkan hal itu. Rasanya wajar saja ingin semua orang bisa memakai apa yang saya buat. Seumur hidup, saya tidak ingin memakai versi perempuan dari suatu produk karena biasanya itu bukan gaya saya,” katanya.
Ia mengingat bahwa banyak produk perempuan kerap hadir dalam warna atau detail yang tidak sesuai dengan preferensinya. “Saya ingin memakai sepatu pria, karena versi perempuan sering diberi warna pink atau detail tambahan yang tidak saya inginkan. Jadi saya ingin semua orang bisa menikmati karya saya tanpa merasa terkecualikan,” ucapnya.
Menurut Billie, aroma yang ia sukai memang cenderung netral. “Apalagi untuk parfum, saya tidak memakai aroma yang terlalu feminin karena itu tidak menggambarkan diri saya atau bagaimana saya ingin dilihat,” katanya.

