JAKARTA – Billie Eilish menyerukan aksi kolektif di tengah situasi sosial yang memanas di Amerika Serikat setelah meraih penghargaan Grammy. Ia memanfaatkan momen kemenangan untuk menyampaikan pesan solidaritas dan pentingnya bersuara terhadap ketidakadilan.
Penyanyi berusia 24 tahun itu naik ke panggung bersama kakaknya, Finneas O’Connell, dalam ajang Grammy Awards di Los Angeles, Minggu (1/2/2026). Billie memenangkan kategori Song of the Year lewat lagu Wildflower dan menggunakan pidatonya untuk menyampaikan pesan sosial.
Di hadapan penonton di Crypto.com Arena, Billie berkata, “Sejujurnya, sebesar apa pun rasa syukurku, aku merasa tidak perlu mengatakan apa pun selain bahwa tidak ada manusia yang ilegal di tanah yang sebenarnya dirampas.” Ia menambahkan, “Sekarang sulit mengetahui harus berkata atau berbuat apa, tapi aku merasa ada harapan di ruangan ini. Kita harus terus berjuang, terus bersuara, terus melakukan protes. Suara kita penting dan manusia itu penting.”
Beberapa bagian pidato Billie sempat disensor dalam siaran langsung. Namun, ia juga terdengar mengatakan kalimat bernada keras yang menentang lembaga penegakan imigrasi AS.
BACA JUGA:
Jason Derulo Siap Tinggalkan Gaya Lama, Masuk Era Musik Baru
Boy Band Bentukan Simon Cowell December 10 Rilis Single Perdana Run My Way
Pidato Billie muncul setelah pernyataan serupa yang lebih dulu disampaikan oleh Kehlani. Penyanyi berusia 30 tahun itu mengajak komunitas musik untuk berani bersuara terhadap situasi yang terjadi di Amerika, setelah memenangkan Grammy Best R&B Performance lewat lagu Folded.
Di atas panggung, Kehlani mengatakan, “Yang ingin aku pastikan untuk kukatakan adalah semua orang di ruangan ini punya kekuatan besar. Bersama-sama, kita lebih kuat untuk melawan semua ketidakadilan yang sedang terjadi di dunia saat ini.”
Ia menambahkan, “Daripada hanya segelintir orang yang bersuara, aku berharap semua orang terinspirasi untuk bersatu sebagai komunitas seniman dan menyuarakan apa yang sedang terjadi.”
Pidato kedua musisi tersebut menegaskan bahwa panggung musik internasional juga menjadi ruang untuk menyampaikan pesan sosial dan politik, terutama di tengah situasi global yang penuh dinamika.

