Brad PittBrad Pitt disebut selamatkan karier sutradara Andrew Dominik. (Foto: Female First)

JAKARTA – Brad Pitt disebut telah menyelamatkan sutradara Blonde, Andrew Dominik, dari “director jail”. Pernyataan tersebut diungkapkan Dominik saat membahas peran penting Brad dalam kariernya.

Dominik menjelaskan bahwa Brad Pitt—yang membintangi film garapannya The Assassination of Jesse James by the Coward Robert Ford (2007) dan Killing Them Softly (2012), sekaligus memproduseri Blonde—telah berulang kali membantu ketika proyek filmnya mengalami kebuntuan. Berbicara dalam wawancara di Festival Film Marrakech di Maroko, Dominik mengatakan, “Brad adalah alasan saya bisa terus bekerja. Setiap kali saya membuat film, saya seperti dimasukkan ke ‘director jail’. Lalu Brad datang ke dewan parole dan berkata, ‘Percayalah, dia sudah belajar. Kali ini dia akan membuat film yang lebih mudah diterima.’”

Dominik mengaku sangat bersyukur memiliki hubungan pertemanan sekuat itu. “Dia melindungi saya. Saya sangat beruntung memiliki teman seperti Brad,” ujarnya.

Sutradara asal Selandia Baru tersebut kemudian membahas proses pemilihan Ana de Armas sebagai Marilyn Monroe dalam Blonde (2022). Meski Ana memiliki aksen Latino yang cukup kuat, Dominik melihat keistimewaan pada wajahnya. “Dia punya sedikit jowl, mata yang agak berjauhan dan bentuk hidung yang membuat saya berpikir, ‘Gadis ini bisa jadi Marilyn,’” katanya.

Ana sempat khawatir dengan aksennya, namun Dominik menilai hasilnya luar biasa. “Ada semacam magis dalam dirinya. Blonde baru benar-benar hidup ketika Ana datang. Saat melihat tes layar dirinya sebagai Marilyn, seluruh filmnya langsung terasa jelas.”

Perannya sebagai Marilyn Monroe membawa Ana de Armas masuk nominasi Oscar untuk Aktris Terbaik. Namun, film tersebut menuai respons negatif dari sebagian penonton, sesuatu yang cukup membingungkan bagi Dominik.

“Saya tidak mengerti. Saya terkejut dengan reaksinya. Film itu memang seperti film horor, mungkin itu yang membuat orang tidak siap. Tapi saya menyukainya,” ujarnya.

Dominik juga menyinggung preferensinya dalam memilih aktor. Menurutnya, akan ideal bila film bisa dibintangi aktor-aktor baru, karena penonton dapat lebih mudah menerima karakter tanpa bayangan ketenaran. Namun, ia mengakui kenyataan industri film sering tidak memungkinkan hal itu.

“Kenyataannya, sampai seorang aktor dianggap ‘bankable’, tidak ada yang mau membiayai film tersebut. Jadi sering kali Anda terpaksa memakai aktor terkenal, meskipun kadang itu berarti salah casting,” katanya, seperti dikutip dari Female First, Minggu (6/12/2025).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *