Diet SehatCara turun berat badan berkelanjutan tanpa diet ketat. (Foto: Freepik)

JAKARTA – Anda ingin menurunkan berat badan dan refleks pertama adalah langsung berdiet, sebaiknya pikirkan lagi. Diet memang bisa menurunkan angka timbangan dengan cepat, tetapi jarang memberikan hasil yang bertahan lama.

Sebagian besar diet bersifat sangat membatasi, mengubah apa yang Anda makan, kapan Anda makan, hingga bagaimana Anda makan. Pertanyaan terbesarnya adalah, apakah Anda mampu mempertahankan perubahan ekstrem itu selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun? Jika tujuan Anda adalah penurunan berat badan yang konsisten dan berkelanjutan—yang tidak kembali naik dalam waktu dekat—ada pendekatan yang jauh lebih sederhana serta lebih efektif.

Dengan pengalaman 18 tahun, pelatih kebugaran Raj Ganpath—pendiri Slow Burn Method, juga salah satu pendiri dan head coach Quad Fitness, serta penulis Simple, Not Easy—menjelaskan mengapa diet bukan solusi untuk penurunan berat badan jangka panjang. Dalam video Instagram pada 12 Desember, Raj memaparkan alasan mengapa defisit kalori lewat diet ketat tidak efektif dalam jangka panjang dan menawarkan metode alternatif yang lebih mudah dilakukan.

BACA JUGA:

Formula Fat Loss Terbukti: Cardio Cerdas dan Strength Training untuk Hasil Permanen

6 Kebiasaan Detoks Harian untuk Menurunkan Risiko Kanker

Defisit Kalori yang Konsisten

Menurut Raj, cara paling efektif untuk menurunkan berat badan secara berkelanjutan bukanlah diet ketat, melainkan menjaga defisit kalori yang konsisten. Ia mengatakan, “Satu-satunya hal yang benar-benar Anda butuhkan untuk menurunkan berat badan adalah defisit kalori yang konsisten dan berdiet bukan satu-satunya cara untuk mencapainya. Dan itu jelas bukan cara terbaik.”

Diet Tidak Bersifat Jangka Panjang

Raj menekankan bahwa diet memang bisa memberikan hasil cepat, tetapi biasanya menciptakan defisit kalori yang terlalu besar sehingga sulit dipertahankan. Ia menjelaskan, “Saat Anda berdiet, Anda membuat defisit kalori—tetapi defisit yang besar dan kuat. Dalam jangka pendek, Anda akan turun berat badan. Namun setelah beberapa bulan, Anda akan sadar bahwa hal ini tidak bisa dipertahankan. Anda akan merasa tersiksa, lalu menyerah, kembali ke kebiasaan lama dan akhirnya berat badan naik lagi.”

Optimasi Nutrisi

Raj menjelaskan bahwa cara yang lebih efektif daripada diet ketat adalah melakukan optimasi kalori. Ia memberikan langkah sederhana untuk melakukannya, “Tulis semua yang Anda makan. Tandai makanan yang menurut Anda tidak perlu dan bisa dihilangkan. Kurangi sekitar 300 hingga 600 kalori dari makanan itu. Hanya itu.”

Diet Terlalu Drastis

Menurut Raj, diet menuntut terlalu banyak perubahan sekaligus—mulai dari jenis makanan, waktu makan, hingga cara makan. Hal ini membuat diet sulit dipertahankan dalam jangka panjang. Sebaliknya, optimasi nutrisi tidak mengubah banyak hal. Ia menjelaskan, “Anda tetap konsumsi makanan yang sama dan dengan cara yang sama, hanya dalam jumlah kalori yang lebih sedikit. Ini lebih mudah dipertahankan, hasilnya akan bertahap, terkumpul dan dalam jangka panjang Anda pasti akan kehilangan berat badan secara signifikan.” Demikian seperti dilansir dari Hindustan Times, Sabtu (13/12/2025).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *