Miley CyrusMiley Cyrus ungkap cara unik dapat proyek lagu film, berani tawarkan diri ke sutradara legendaris. (Foto: Instagram @mileycyrus)

JAKARTA – Miley Cyrus mengungkapkan bahwa cincin tunangannya dari Maxx Morando sempat ia sebut sebagai “Black Friday deal.” Penyanyi pop 33 tahun itu baru-baru ini mengonfirmasi pertunangannya dan membagikan kisah di balik lamaran tersebut.

Miley menjelaskan bahwa Maxx melamarnya saat mereka berada dalam perjalanan di Jepang. Dalam penampilannya di Jimmy Kimmel Live!, sang pembawa acara sempat bercanda bahwa Maxx seharusnya menunggu hingga Natal untuk melamar dan berkata, “Tunangamu, aku penasaran apakah dia sadar kalau dia menunggu tiga minggu, dia tidak perlu memikirkan hadiah Natal.”

Miley kemudian menimpali dengan bercanda, “Ini tuh Black Friday deal, baby.”  Ia menambahkan, “Sebenarnya tidak, tapi dia pintar juga. Mungkin saja. Aku kurang yakin.”

Selama wawancara, Miley juga mengaku tidak terlalu menantikan liburan karena ia memiliki masalah besar dengan Natal—ia benci kertas. Ia menjelaskan, “Natal itu, aku dikenal sedikit seperti Grinch karena aku punya masalah dengan Natal. Aku benci kertas. Melihat kertas saja membuatku ingin muntah.”

Miley meneruskan bahwa masalah sebenarnya adalah tangan orang yang kering saat menyentuh kertas. “Saat seseorang mengirimku surat yang indah, aku bahkan tidak membukanya,” katanya.

Ia kemudian bercanda, “Itu sebabnya aku bertunangan. Aku menyuruh tunanganku membuka semua paket di luar.” Miley—yang sebelumnya menikah dengan aktor Liam Hemsworth—juga menegaskan bahwa ia tidak masalah menandatangani surat nikah berikutnya karena biasanya dokumen tersebut menggunakan kertas berlapis lilin (waxed paper), dan jenis itu masih bisa ia toleransi.

Ia berkata, “Kertas yang digunakan untuk surat nikah biasanya berlapis lilin. Dari pernikahan sebelumnya, aku ingat kertasnya tidak masalah.”

Miley juga memaparkan bahwa rasa tidak sukanya terhadap kertas semakin memburuk. “Aku suka pesan teks—tanpa kertas. Email, tanpa kertas. Telepon, tanpa kertas. Ini, aku bahkan tidak bisa membicarakannya,” katanya.

Ia mengaku berencana mencari terapi seperti EMDR atau hipnosis untuk mengatasi ketakutannya karena hal itu mulai memengaruhi aktivitas sehari-hari. Demikian seperti dilansir dari Female First, Minggu (6/12/2025).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *