The Legend of ZeldaFilm The Legend of Zelda mulai syuting di lokasi ikonik Lord of the Rings Selandia Baru. (Foto: Female First)

JAKARTA – Film The Legend of Zelda resmi memasuki tahap produksi layar lebar. Menariknya, proses syuting dilakukan di lokasi legendaris yang sebelumnya digunakan dalam trilogi The Lord of the Rings.

Produksi dimulai di Otago, Selandia Baru, tepatnya kawasan Glenorchy yang terkenal dengan lanskap alamnya yang menakjubkan. Wilayah ini dikenal luas oleh penggemar film fantasi sebagai latar dunia Middle-earth karya Peter Jackson, dan kini akan disulap menjadi kerajaan Hyrule.

BACA JUGA:

Timothee Chalamet Tegaskan Ambisi Oscar Bukan Sekadar Kejar Piala: Tak Ingin Disalahartikan

 Glenorchy menghadirkan pemandangan pegunungan tinggi, lembah luas dan alam liar yang masih alami. Tak heran jika lokasi ini sebelumnya digunakan untuk adegan-adegan penting seperti Lothlorien, Isengard, hingga Pegunungan Berkabut dalam The Lord of the Rings.

Bagi penggemar fantasi, tempat ini bukan sekadar lokasi syuting, melainkan wilayah “sakral” yang sudah memiliki nilai historis dalam dunia perfilman. Kini, dunia Zelda akan dihidupkan di tempat yang sama, seolah melanjutkan warisan magis dari franchise sebelumnya.

Pemeran Utama dan Kolaborasi dengan Nintendo

Film yang disutradarai oleh Wes Ball ini dijadwalkan rilis pada Maret 2027, bersamaan dengan perilisan Sonic the Hedgehog 4. Meski alur cerita masih dirahasiakan, antusiasme sudah meningkat sejak pengumuman pemeran utama.

Benjamin Ainsworth akan memerankan Link, sang petualang pemberani yang dikenal dengan karakter pendiamnya. Sementara itu, Bo Bragason dipercaya memerankan Putri Zelda, sosok yang dikenal karena kebijaksanaan dan kekuatannya.

Menariknya, kedua aktor ini masih tergolong pendatang baru, menunjukkan pendekatan berani dari Sony dan Nintendo dalam memilih talenta segar. Film ini juga dikembangkan dengan kolaborasi erat bersama Shigeru Miyamoto, kreator asli Zelda.

BACA JUGA:

Fast and Furious Terakhir Berjudul Fast Forever Tayang 17 Maret 2028

Kepala Sony Motion Pictures Group, Tom Rothman, menegaskan komitmen mereka untuk menghormati visi Miyamoto. “Film ini dikembangkan dan dibuat dalam kolaborasi sedekat mungkin dengan Shigeru Miyamoto. Ia adalah jenius sejati di dunia tersebut dan visinya yang kuat menjadi pendorong utama proyek ini,” katanya, dikutip dari Female First, Selasa (7/4/2026).

“Dia yang menciptakan dunia ini dan memahaminya secara menyeluruh. Anda hanya perlu melihat hasil dari Super Mario Bros untuk mengetahuinya.”

“Film berbasis IP besar akan terus menjadi besar. The Legend of Zelda akan menjadi proyek yang sangat besar bagi kami—benar-benar massif,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *