JAKARTA – Dua maestro musik Indonesia, Iwan Fals dan Ebiet G Ade kembali menyentuh hati publik lewat kolaborasi istimewa bertajuk “Ibu”. Lagu ini menjadi lanjutan dari kolaborasi sebelumnya, “Titip Rindu Buat Ayah” dan sama-sama mengangkat tema cinta, rindu, serta penghormatan terhadap orangtua — dua sosok yang menjadi sumber kasih dan kehidupan.
Proyek “Titip Rindu Buat Ayah” lahir dari inisiatif Musica Studios, menghadirkan dua legenda dalam satu harmoni yang sarat makna. Lagu yang ditulis oleh Ebiet G Ade ini dihidupkan kembali dengan sentuhan baru, di mana suara Iwan Fals menambah kedalaman emosional, seolah menjadi dialog hangat antara dua sahabat lama.
“Lagu ini sangat personal bagi saya. Ia lahir dari kerinduan mendalam kepada orangtua, terutama ayah. Sejak SMP saya harus berpisah dengan mereka dan perasaan rindu itu saya tuangkan dalam lagu ini,” tutur Ebiet G Ade dalam siaran pers.
Sementara Iwan Fals menambahkan dengan nada syukur, “Bercandaan saya dengan Mas Ebiet, kolaborasi ini seperti ‘lebar-lebaran jidat’ karena rambut kami sama-sama sudah habis. Tapi saya benar-benar bersyukur bisa berduet dengan beliau. Alhamdulillah masih diberi kesehatan untuk bernyanyi bersama.”
Kolaborasi ini juga mendapat sentuhan istimewa dari David dan Lukman NOAH sebagai Music Producer, yang menjaga esensi orisinal lagu sambil memberi aransemen lebih segar agar tetap relevan lintas generasi.
Executive Producer Musica Studios, Indrawati Widjaja (Ibu Acin), menyebut proyek ini sebagai momen bersejarah bagi musik Indonesia dan berharap karya ini menjadi pengingat akan kehangatan keluarga. Lagu ini bahkan telah dibawakan secara langsung di panggung Pestapora 2025 pada 5 September lalu, menjadi momen bersejarah bagi penikmat musik lintas generasi.
Melengkapi kisah cinta untuk ayah, duet ini berlanjut lewat lagu “Ibu” karya Iwan Fals yang pertama kali ditulis pada tahun 1977. Lagu tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap sosok Ibu sebagai penjaga kehidupan dan sumber kasih tanpa batas.
“Ini lagu lama sebenarnya, dari tahun 1977 saya buat. Lagu ini tercipta karena ada satu momen saya kangen banget sama Ibu,” ucap Iwan Fals.
“Lagu ini merepresentasikan betapa sosok ibu rela berkorban untuk memperjuangkan anak-anaknya,” ucap Ebiet G Ade, yang mengenang mendiang ibundanya dengan penuh haru.
Kedua musisi sepakat bahwa tema keluarga selalu relevan lintas generasi. “Ibu itu sumber energi kehidupan,” ujar Iwan Fals. Sementara Ebiet menegaskan, “Kesederhanaan yang diajarkan ibu adalah nilai yang tidak pernah habis.” Melalui “Ibu”, keduanya ingin mengingatkan generasi masa kini untuk selalu menyayangi dan berbakti kepada orangtua.
Dalam rangka merayakan perilisan dua karya monumental ini, Ebiet G Ade dan Iwan Fals bersama Musica Studios menggelar press conference pada Jumat, 7 November 2025. Acara ini menjadi momen bersejarah di mana kedua legenda berbagi cerita di balik proses kreatif, makna personal dari lagu-lagu tersebut, serta visi mereka dalam menghadirkan karya yang menyentuh hati lintas generasi.
Kehadiran dua karya, “Titip Rindu Buat Ayah” dan “Ibu”, menjadi bukti bahwa musik bukan sekadar hiburan, melainkan doa dan pesan kasih yang abadi. Melalui dua suara besar ini, publik diajak merenungkan cinta paling tulus—cinta orangtua. Kedua lagu kini sudah tersedia di seluruh platform musik digital, dan video musik resminya dapat disaksikan di YouTube Channel Musica Studios.

