Jason DeruloJason Derulo siap tinggalkan gaya lama, masuk era musik baru. (Foto: Female First)

JAKARTA – Jason Derulo mengungkapkan rencananya untuk “memensiunkan” versi lamanya dalam perjalanan karier musik. Penyanyi berusia 36 tahun itu menyebut dirinya sedang bersiap memasuki era baru yang berbeda dari sebelumnya.

Jason, yang merilis album debutnya pada 2010, menjelaskan bahwa tur Last Dance Tour menjadi simbol penutup fase lamanya. Kepada The Sun, ia mengatakan, “Ini adalah salam perpisahan terakhirku. Ini adalah panggilan tirai untuk Jason yang selama ini kalian kenal. Tapi ini juga perayaan masa lalu sekaligus pengenalan untuk apa yang akan datang. Jadi ini adalah pensiunnya satu versi diriku dan awal dari versi baru.”

Jason merasa dirinya sudah banyak berubah dalam satu dekade terakhir dan ia ingin musiknya ikut berkembang. “Aku adalah manusia yang berbeda dibanding 10 tahun lalu. Musikku juga perlahan berubah. Aku ingin melakukan sesuatu yang benar-benar berbeda. Tapi bagian pertama ini adalah penghormatan untuk perjalanan yang sudah kulalui, jadi akan terasa nostalgia dengan elemen dari berbagai fase karierku. Lalu di bagian berikutnya akan ada perubahan yang sangat besar,” katanya.

Di sisi lain, pelantun Ridin’ Solo itu mengaku banyak mengambil pelajaran dari masa-masa sulit dalam hidupnya. Ia mengatakan dorongan untuk memperbaiki diri sudah menjadi motivasi utama dalam waktu yang lama.

BACA JUGA:

Boy Band Bentukan Simon Cowell December 10 Rilis Single Perdana Run My Way

“Kegagalan dan masa-masa terendah justru jadi pendorong buatku. Saat aku berada di titik paling rendah, rasanya seperti, ‘Aku harus benar-benar berjuang habis-habisan dan mengejar hasil terbaik,’” ujarnya.

Jason, yang memiliki anak laki-laki bernama Jason berusia empat tahun dari mantan kekasihnya Jena Frumes, juga mengungkap bahwa olahraga menjadi cara penting untuk menjaga kondisi mentalnya.

Dalam wawancara dengan serial digital DRIVE!, ia berkata, “Gym adalah tempat yang sempurna untuk melepaskan emosi, karena kamu bisa berlatih sekeras yang kamu mau. Saat kamu ingin berteriak dalam hati dan merasa ‘Aku tidak percaya ini terjadi,’ kamu bisa menyalurkan semua energi itu ke latihan beban. Buatku, gym benar-benar penyelamat.” Demikian seperti dilansir dari Female First, Minggu (1/2/2026).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *