JAKARTA – Aktris Kate Winslet mengungkapkan keprihatinannya terhadap meningkatnya tren operasi plastik dan suntik pelangsing yang kini semakin populer. Bintang Titanic berusia 50 tahun itu menilai kondisi ini makin mengkhawatirkan karena banyak orang mengabaikan kesehatan demi mengejar standar kecantikan tidak realistis.
Winslet menegaskan bahwa dirinya selalu mendukung kecantikan alami dan menyebut tren seperti Botox, serta penggunaan obat pelangsing sebagai sesuatu yang “menakutkan.”
BACA JUGA:
Kendall Jenner Ungkap Rahasia Awet Muda Berkat Tips Kecantikan dari Kakaknya
Cara Delevingne Akui Rutinitas Kecantikannya Tergantung Mood, Tak Selalu Pakai Skincare
Ia mengatakan kepada The Sunday Times bahwa banyak orang kini terobsesi mengejar kesempurnaan demi mendapatkan lebih banyak likes di Instagram dan hal itu membuatnya sangat sedih. Baginya, jika harga diri seseorang hanya bergantung pada penampilan, kondisi tersebut sangat mengerikan.
Ia juga merasa bingung karena beberapa kalangan sudah mulai tampil apa adanya, namun banyak pula yang bergantung pada obat penurun berat badan. Menurut Winslet, situasi ini sangat beragam, ada yang ingin menjadi diri sendiri, namun ada juga yang melakukan segala cara untuk mengubah jati diri mereka. Ia mempertanyakan apakah masyarakat benar-benar memahami apa yang mereka konsumsi, karena sikap tidak peduli terhadap kesehatan ini dinilainya sangat menakutkan.

Winslet memuji para rekan aktrisnya seperti Dame Helen Mirren, Toni Collette, Andrea Riseborough, serta Sigourney Weaver yang menurutnya tetap mempertahankan keaslian dalam hal kecantikan. Ia menegaskan bahwa penting bagi publik figur untuk terus tampil apa adanya. Menurut Winslet, keriput dan bintik-bintik penuaan justru merupakan bagian dari perjalanan hidup yang membuat perempuan terlihat benar-benar cantik.
Ia menambahkan bahwa tanda penuaan—termasuk perubahan pada tangan—adalah bukti kehidupan yang sudah dijalani. Winslet mengungkapkan bahwa beberapa perempuan tercantik yang ia kenal justru berusia di atas 70 tahun. Karena itu, ia merasa prihatin melihat generasi muda yang belum memahami makna kecantikan yang sesungguhnya. Demikian seperti dilansir Female First, Senin (8/12/2025).

