Kate WinsletKate Winslet ungkap dampak peran berat pada kesehatan mental. (Foto: Female First)

JAKARTA – Kate Winslet mengungkapkan bahwa memerankan karakter-karakter bermasalah telah memberi dampak nyata pada kesehatan mentalnya. Ia mengakui, beberapa peran yang sangat menguras emosi bahkan membuatnya perlu mendapat dukungan profesional untuk kembali menjadi dirinya sendiri.

Aktris berusia 50 tahun ini mengatakan bahwa peran-peran berat sering kali berdampak buruk bagi kesejahteraannya. Dalam wawancara di Lessons from Our Mothers, Kate menjelaskan bahwa memisahkan diri dari karakter bukanlah proses yang mudah. “Ada hal yang terjadi pada seorang aktor—kedengarannya memang agak memanjakan diri, jadi aku jarang mengatakannya. Tapi ketika kamu memainkan peran yang sangat sulit—aku teringat Mare of Easttown, misalnya, yang benar-benar membuatku tumbang—kamu memang harus melewati proses untuk ‘keluar’ dari situ,” ujarnya, dikutip dari Female First, Selasa (27/1/2026).

Bintang Titanic itu menyebut proses tersebut sebagai “re-entry” atau kembali masuk ke kehidupan nyata. “Re-entry itu artinya kembali ke hidupmu sendiri—kembali ke pertemanan, menyatu lagi dengan ritme keluarga. Keluar dari sebuah ‘keluarga’, meninggalkan orang-orang, dan melepaskan karakter. Butuh waktu untuk benar-benar mencabut karakter itu dari sistem tubuhmu, apalagi kalau kamu memerankannya lama, seperti dalam serial televisi,” katanya.

BACA JUGA:

Peter Criss KISS Sebut Kesembuhan dari Kanker sebagai Mukjizat: Tuhan Beri Saya Keajaiban

Vidya Balan Ulang Tahun Ke-47, Terungkap Rahasia Diet Anti-Inflamasi di Balik Penurunan Berat Badannya

Kate juga mengungkap bahwa ia membutuhkan bantuan profesional setelah membintangi drama kriminal HBO tahun 2021 Mare of Easttown. Dalam serial itu, ia memerankan seorang detektif bermasalah di Pennsylvania, dengan proses produksi yang kacau akibat pandemi Covid-19.

“Awalnya syuting direncanakan enam bulan. Setelah lima bulan berjalan, Covid datang dan semuanya tertunda. Saat kami kembali, lima minggu tersisa berubah menjadi sepuluh minggu. Pada akhirnya, aku memerankan karakter itu lebih dari setahun. Jujur saja, aku benar-benar agak ‘kehilangan arah’. Rasanya aneh,” katanya.

Ia melanjutkan, “Itu satu-satunya kali dalam hidupku ketika aku benar-benar harus mencari bantuan serius untuk bisa kembali menjadi diriku sendiri. Kedengarannya gila dan bahkan saat mengatakannya aku merasa tidak nyaman, karena aku sadar ini terdengar berlebihan.”

Di sisi lain, Kate kini juga berperan sebagai ibu yang memberi dukungan. Putranya, Joe Anders (22), yang ia miliki bersama mantan suaminya Sam Mendes, mengikuti jejaknya di dunia akting dan tampil dalam serial Apple TV+ Cape Fear.

“Dia baru beberapa bulan melewati proses ‘re-entry’ itu dan masih menjalaninya. Aku bisa benar-benar mendukung anakku di fase hidupnya ini. Naluri keibuan itu muncul lagi dengan sangat alami—makanan enak, jalan-jalan, berenang di laut. Tidak ingin bicara hari ini? Tidak apa-apa. Mau di tempat tidur seharian? Silakan. Kamu tidak harus melakukan apa pun. Tidak masalah. Lakukan saja ‘tidak apa-apa’ dan berdamailah dengan itu,” kata Kate.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *