JAKARTA – Penyanyi asal Selandia Baru, Lorde, terpaksa membatalkan konsernya di Luksemburg karena mengalami keracunan makanan yang parah. Pelantun lagu Green Light itu dijadwalkan tampil dalam tur Ultrasound World Tour di venue Rockhal pada Minggu (9/11/2025) malam.
Melalui unggahan di Instagram Stories, Lorde menyampaikan permintaan maaf kepada penggemarnya di Luksemburg karena kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan untuk tampil.
“Aku sangat menyesal harus memberi tahu kalian bahwa aku mengalami keracunan makanan yang sangat parah sejak tadi malam dan masih terlalu sakit untuk tampil hari ini. Aku sudah beristirahat seharian berharap bisa pulih, tapi aku bahkan hampir tidak bisa berdiri,” tulisnya, dikutip dari Female First, Senin (10/11/2025).
Lorde juga menambahkan bahwa dirinya sangat menantikan konser tersebut karena merupakan pertunjukan perdananya di Luksemburg, malam pertama tur Ultrasound EU dan satu-satunya konser bersama musisi Prancis, Oklou.
“Ini sungguh mengecewakan, tapi jika ada cara agar aku bisa tetap tampil, aku pasti akan melakukannya. Cinta dari gadis yang sangat lemah,” tulisnya lagi. Tim Lorde kini tengah bekerja untuk menjadwalkan ulang konser tersebut.
Sementara itu, Lorde dijadwalkan kembali tampil di Paris pada Senin (10/11/2025) malam. Dalam wawancara terbarunya, ia berjanji tidak akan membuat penggemar menunggu empat tahun lagi untuk album berikutnya. Penyanyi Royals itu baru saja merilis album keempat berjudul Virgin pada Juni lalu, setelah album Solar Power yang dirilis pada 2021.
Lorde mengaku sedang berada dalam fase kreatif yang kuat dan tidak merasa perlu beristirahat dari dunia musik. Ia merasa penasaran dengan arah perkembangan karyanya ke depan. “Aku merasa sangat aktif dan tidak butuh jeda untuk berhenti berkarya. Aku bahkan merasa seperti tidak pernah puas. Aku sudah bertekad, album berikutnya tidak akan butuh waktu empat tahun lagi,” katanya kepada Variety.
Dalam album Virgin, Lorde banyak menyingkap tema seputar fluiditas gender, trauma dan pencarian jati diri. Dalam lagu Hammer, Lorde menulis, “Ada hari aku merasa sebagai perempuan, ada hari aku merasa sebagai laki-laki.” Di situs webnya, ia menyebut lagu itu sebagai “suara kelahiranku kembali.”
Lorde juga mengaku sudah tidak lagi merasa terhubung dengan dirinya yang dulu, seperti yang tergambar dalam album Solar Power. Dalam wawancara bersama Therapuss with Jake Shane, ia menjelaskan, “Aku mencintai Solar Power, dan aku benar-benar perlu membuatnya. Tapi album itu menunjukkan bahwa kamu tidak bisa menghindari jati dirimu yang sebenarnya. Aku sempat mencoba menghilang dan jadi sosok yang melayang-layang, tapi ternyata, itu bukan aku.”

