JAKARTA – Nick Jonas mengawali tahun 2026 dengan merilis single terbarunya berjudul Gut Punch. Lagu ini menjadi pembuka menuju album solo teranyarnya yang sangat dinanti, Sunday Best, sekaligus menandai proyek paling personal Nick dalam beberapa tahun terakhir.
Single Gut Punch menjadi cuplikan pertama dari album Sunday Best yang dijadwalkan rilis pada 6 Februari mendatang. Album ini akan menjadi karya solo terbaru Nick Jonas setelah hampir lima tahun, sekaligus penerus album Spaceman yang dirilis pada 2021.
Lagu ini memperkenalkan arah album yang lebih reflektif dan introspektif. Gut Punch dibuka dengan iringan piano yang minimalis dan lirik yang berfokus pada keraguan diri, sebelum berkembang menjadi bagian chorus yang berani dan bernuansa chant. Dalam lagu ini, Nick merefleksikan tekanan emosional serta kritik terhadap diri sendiri, menghadirkan salah satu penampilan vokal paling jujur dalam kariernya.
BACA JUGA:
Romantisnya Nick Jonas dan Priyanka Chopra, Main Film Natal Bareng sang Putri
BTS Konfirmasi Tanggal Rilis Album Baru, Comeback Grup Dijadwalkan 20 Maret 2026
Berbicara mengenai inspirasi di balik lagu tersebut, Nick Jonas menjelaskan bahwa Gut Punch lahir dari fase refleksi diri yang mendalam. Ia mengaku kerap mempertanyakan apakah dirinya sudah memenuhi standar yang ia tetapkan untuk diri sendiri, baik dalam kehidupan pribadi maupun sebagai bagian dari keluarganya.
Lagu ini sebenarnya pertama kali diperkenalkan kepada publik saat Nick tampil dalam konsernya di Las Vegas pada November lalu. Setelah itu, Gut Punch mulai dibawakan di sejumlah tanggal tur pilihan dalam beberapa pekan berikutnya.
Nick Jonas juga sempat membawakan lagu tersebut dalam acara malam Tahun Baru Jonas Brothers yang disiarkan melalui Samsung TV Plus. Penampilan ini memberi penggemar gambaran awal mengenai materi musik yang akan dieksplorasi Nick dalam album Sunday Best.
Dengan pendekatan yang lebih jujur dan emosional, Sunday Best disebut-sebut akan menjadi tonggak penting dalam perjalanan solo Nick Jonas. Album ini diharapkan menampilkan sisi dewasa dan reflektif sang musisi, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu artis pop paling konsisten di industri musik internasional. Demikian seperti dilansir dari Female First, Sabtu (3/1/2025).

