JAKARTA – Penyanyi dunia Pink menjalani operasi leher setelah rutinitas panggungnya yang sangat energik berdampak pada kondisi fisiknya. Pelantun So What itu bahkan menyambut Tahun Baru dari ranjang rumah sakit usai menjalani pemasangan dua cakram baru di lehernya.
Pink, yang memiliki dua anak, Willow (14) dan Jameson (9), dari pernikahannya dengan Carey Hart, membagikan kabar tersebut melalui unggahan Instagram disertai foto selfie. Dalam tulisannya, ia mengungkapkan proses refleksi diri sekaligus pemulihan tubuh yang dijalaninya di penghujung tahun.
“Saya mengakhiri tahun ini dengan memberi penghormatan, memperhatikan dan memperbaiki tubuh saya. Mungkin ini bukan facelift mewah, tetapi saya mendapatkan dua cakram baru yang mengilap di leher saya. Luka baru, pengingat baru, bahwa saya menghargai tubuh ini yang saya miliki dan gunakan sepenuh-penuhnya. Rock ‘n’ roll adalah olahraga kontak,” tulis Pink.
Ia juga menceritakan suasana Tahun Baru yang dijalaninya seorang diri di rumah sakit, sementara keluarganya menikmati liburan musim dingin. “Dan saat saya duduk di sini sendirian pada malam Tahun Baru di kamar rumah sakit, sementara keluarga saya dengan bahagia bermain snowboard, saya tahu bahwa 2026 akan menjadi lebih baik karena itu adalah pilihan yang saya buat,” lanjutnya.

Penyanyi berusia 46 tahun ini berharap setiap orang memiliki kesempatan untuk memilih masa depan yang lebih baik. “Saya berharap dan berdoa setiap orang bisa membuat harapan itu, memiliki pilihan itu. Saya tahu bagi sebagian orang, itu bukan kenyataan,” katanya.
BACA JUGA:
Katy Perry Sangat Selektif soal Parfum, Jatuh Cinta pada Wewangian Baru Dolce & Gabbana
Taylor Swift Beri Uang Tunai kepada Karyawan Kansas City Chiefs yang Bekerja saat Natal
Pink bertekad menjadikan 2026 sebagai tahun untuk melihat sisi positif kehidupan dan berbuat lebih baik, baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain. “Saya akan bekerja tahun ini untuk membantu menjaga pilihan orang lain dalam menentukan keputusan bagi diri mereka dan keluarga mereka, serta mengejar kebahagiaan. Mari kita berbuat lebih baik untuk diri sendiri dan untuk orang lain,” tulisnya.
Ia menambahkan, “Mari kita tidak takut untuk merawat diri kita sendiri dan orang lain. Saya memilih kebahagiaan dan meninggalkan luka. Saya akan memilih pikiran positif dibandingkan pikiran negatif.”
Tak berhenti di situ, Pink juga menyampaikan tekad kuatnya menghadapi kehidupan. “Saya akan melawan padamnya cahaya. Saya akan merebut kembali sisi liar saya. Dan saya akan terus mencari cahaya, bahkan saat mengalami kegelapan. #onwardsandupwards seperti yang selalu dikatakan ayah saya,” tulisnya.
Dalam penutup unggahannya, Pink mengucapkan doa untuk semua orang. “Selamat Tahun Baru dan semoga Anda mengalami lebih banyak kebahagiaan daripada kesedihan, lebih banyak sinar matahari daripada hujan, lebih banyak cinta daripada kebencian. Mari kita lepaskan kulit lama dan temukan kembali tenaga kita.”
Pink, yang memiliki nama asli Alecia Moore, mengawali unggahan reflektifnya dengan mengakui bahwa ia “sangat bahagia” meninggalkan tahun 2025 karena penuh tantangan, meski tetap menyimpan banyak keindahan.
“Saya ingin mengucapkan Selamat Tahun Baru kepada semua orang. Saya sangat bahagia mengucapkan selamat tinggal pada tahun ular dan menyambut tahun kuda. Saya meninggalkan semua luka saya di tahun 2025,” tulisnya.

Ia menambahkan bahwa tahun tersebut penuh dinamika kehidupan. “Tahun ini sangat berat bagi kita semua, spektrumnya dari benar-benar menghancurkan hingga sekadar menjengkelkan. Namun di tengah semua itu, ada begitu banyak keindahan,” ujarnya.
Pink juga menyoroti perannya sebagai ibu dan makna kehidupan sehari-hari. “Saya bisa bangun setiap hari, bangkit dari tempat tidur dan menjalani hidup. Mencintai anak-anak saya dan membantu mereka mengejar mimpi. Menunjukkan bahwa hidup adalah petualangan atau tidak sama sekali.”
Ia menutup dengan refleksi mendalam tentang kehidupan. “Ada begitu banyak orang baik di dunia ini dibandingkan yang buruk. Saya mengucapkan selamat tinggal kepada orang-orang yang sangat penting dan menyambut yang baru. Saya mewujudkan mimpi-mimpi tahun ini, sekaligus menghadapi mimpi buruk.”
Operasi leher yang dijalani Pink menjadi pengingat kerasnya dunia hiburan, namun juga menunjukkan semangatnya untuk pulih, merawat diri dan menyongsong masa depan dengan harapan baru. Demikian seperti dilansir Female First, Jumat (2/1/2026).

