JAKARTA – Rowan Atkinson mengaku baru pertama kali menonton serial Blackadder saat berada di dalam pesawat. Pengalaman itu membuatnya terkejut karena ia tak menyangka kualitas serial yang dibintanginya sendiri begitu baik.
Aktor 70 tahun itu memang sengaja tidak pernah menonton dirinya tampil di layar, namun ia bercerita bahwa sesekali tak sengaja melihatnya. Dalam episode The Graham Norton Show yang tayang Jumat (12/12/25), Rowan mengatakan, “Itu memang pilihan saya, tapi kadang saya melihat karya saya tanpa sengaja. Saya pernah di pesawat dan mereka menayangkan musim terakhir Blackadder. Saya belum pernah menontonnya sebelumnya, lalu saya tonton dan ternyata cukup bagus. Saya terkejut betapa bagusnya itu.”
Rowan juga mengungkapkan bahwa ia pernah berhasil mencegah Mr Bean tayang di Italia pada puncak popularitasnya di tahun 1990-an. Alasannya sederhana, ia ingin berlibur di Italia tanpa dikenali publik.
Ia mengenang, “Di era 90-an sebelum internet, ketika distribusi acara TV masih terbatas, saya melihat kesempatan untuk menghentikan penayangannya di Italia karena saya suka negara itu dan ingin liburan tanpa dikenal. Dan itu berhasil. Tidak ada satu pun orang yang mengenali saya!”
Rowan memainkan karakter utama Blackadder dalam empat musim dari 1983 hingga 1989. Namun, ia menegaskan bahwa kecil kemungkinan serial itu akan dibuat kembali.
BACA JUGA:
Leonardo DiCaprio Khawatir Masa Depan Bioskop Terancam di Era Streaming
Brad Pitt Disebut Selamatkan Karier Sutradara Andrew Dominik
Kepada The Times, ia mengatakan bahwa menghidupkan kembali serial tersebut tidak memiliki alasan kuat. “Itu akan sulit. Dan untuk apa? Anda hanya akan berusaha keras meniru kesuksesan yang terjadi puluhan tahun lalu. Tidak ada untungnya. Satu-satunya motivasi mungkin uang, tapi itu tidak cukup membuat saya tertarik,” ujarnya.
Rowan juga menjelaskan bahwa ia mengukur keberhasilan bukan dari pujian orang terdekat ataupun kritikus, melainkan dari pencapaian objektif seperti jumlah penonton dan performa box office.
Ia menambahkan, “Saya tidak bermaksud meremehkan kritikus atau komentator, tapi mereka bukan orang yang pendapatnya saya cari. Ada seorang sutradara terkenal yang pernah berkata bahwa kepuasan berasal dari opini keluarga, teman dan rekan kerja. Saya benar-benar tidak setuju. Jika mereka suka, itu menarik, tapi tidak penting. Saya lebih tertarik pada penonton luas yang tidak saya kenal.”
Menurutnya, kepuasan terbesar adalah ketika karyanya menghibur banyak orang. “Bukan soal ‘oh bagus, saya akan dapat lebih banyak uang’, atau setidaknya saya berharap bukan itu alasannya. Tapi kepuasan datang dari menghibur audiens yang besar. Semakin besar, semakin baik,” katanya, seperti dikutip dari Female First, Sabtu (13/12/2025).

