JAKARTA – Sutradara asal Selandia Baru, Lee Tamahori, meninggal dunia pada usia 75 tahun. Sosok yang dikenal luas lewat film James Bond “Die Another Day” (2002) ini berpulang dengan tenang di rumah setelah berjuang melawan penyakit Parkinson.
Dilansir Female First, Sabtu (8/11/2025), keluarga Tamahori dalam pernyataannya menyampaikan, “Warisan karyanya akan selalu hidup bersama keluarga, cucu-cucunya, para pembuat film yang ia inspirasikan, setiap batas yang ia tembus, dan setiap kisah yang ia sampaikan dengan mata jenius dan hati yang jujur. Ia adalah sosok pemimpin karismatik dan jiwa kreatif yang berani, selalu mendukung talenta Maori di depan maupun di belakang layar. Ia kembali ke tanah kelahirannya untuk menceritakan kisah-kisah yang berakar pada identitas dan budaya, seperti lewat film Mahana dan The Convert. Kami telah kehilangan semangat kreatif yang luar biasa.”
Film “Die Another Day”, yang menjadi seri ke-20 dalam waralaba James Bond, menampilkan Pierce Brosnan dalam peran terakhirnya sebagai agen rahasia 007. Penyanyi Madonna membawakan lagu tema film tersebut sekaligus tampil sebagai cameo. Meski menuai beragam ulasan, film ini sukses meraih pendapatan lebih dari 432 juta dolar AS, menjadikannya film keenam terlaris di dunia pada 2002.
Lee Tamahori pertama kali mencuri perhatian dunia lewat film debutnya “Once Were Warriors” (1994), sebuah drama yang menggambarkan kehidupan keras keluarga Maori berdasarkan novel karya Alan Duff. Film tersebut menjadi tonggak penting dalam perfilman Selandia Baru dan memenangkan berbagai penghargaan, termasuk Best Director di ajang New Zealand Film Awards.
Selain karya-karyanya di tanah kelahiran, Tamahori juga menorehkan jejak di Hollywood lewat film “Along Came a Spider” (2001) yang dibintangi Morgan Freeman. Ia kemudian kembali ke Selandia Baru untuk menggarap film “The Convert” (2023), sebuah drama sejarah yang dibintangi Guy Pearce dan berlatar masa kolonial Aotearoa.
Proyek terakhirnya, film aksi epik “Emperor”, dibintangi oleh Adrien Brody, Sophie Cookson, dan Paz Vega. Film ini mengisahkan kisah balas dendam Johanna of Ghent terhadap Kaisar Romawi Suci Charles V.
Kabar duka ini memicu gelombang ucapan belasungkawa dari dunia perfilman dan para penggemar di media sosial. Podcast penggemar Bond, Really, 007!, menulis di X (Twitter), “Berita yang sangat menyedihkan — seorang sutradara unik dan visioner dengan deretan karya luar biasa. ‘Die Another Day’ memang memicu perdebatan di kalangan penggemar Bond, tetapi film itu penuh hiburan dan kini kembali diapresiasi. Doa kami untuk keluarganya.”
Seorang penggemar lainnya menulis, “Sedih mendengar Lee Tamahori telah berpulang di usia 75 tahun. Ia memberi kita tontonan luar biasa lewat Die Another Day, dan itu akan selalu dikenang.” Sementara yang lain menambahkan, “RIP Lee Tamahori. Once Were Warriors adalah salah satu film paling penting dalam sejarah Selandia Baru.”

