The ChasmalaThe Chasmala rilis Cinta Tapi Terluka, lagu tentang bertahan dan melepaskan hubungan toxic. (Foto: The Chasmala)

JAKARTA – The Chasmala kembali merilis single terbaru berjudul “Cinta Tapi Terluka”, sebuah lagu yang mengangkat realitas pahit hubungan percintaan tidak sehat atau toxic relationship. Lewat lagu ini, The Chasmala menggambarkan konflik batin dua insan yang saling mencintai, namun harus menghadapi luka dan kekecewaan yang tak lagi sejalan.

Single “Cinta Tapi Terluka” diciptakan oleh Irfan Chasmala, dengan penyempurnaan lirik dan musik bersama Pieter Anroputra dan Denny Chasmala atau Denchas. Proses kreatif lagu ini turut melibatkan Ade Govinda sebagai produser musik yang membantu mematangkan nuansa, serta kekuatan emosi dalam aransemen dan lirik.

“Semoga ini menjadi pelajaran bahwa dengan luka itu orang bisa menjadi lebih kuat lagi” kata Irfan mengenai pesan yang ingin disampaikan melalui lagu ini, dikutip Celebdaily.id dari rilis, Jumat (23/1/2026).

Lagu “Cinta Tapi Terluka” terinspirasi dari kisah nyata yang dialami oleh sahabat Irfan. Pengalaman personal tersebut membuat emosi dalam lagu ini terasa dekat dan relevan dengan banyak pendengar, khususnya mereka yang pernah berada dalam hubungan yang menyakitkan. Lagu ini bercerita tentang dua hati yang sempat saling percaya, namun akhirnya harus menerima kenyataan bahwa cinta yang terus melukai tidak seharusnya dipertahankan.

The Chasmala
The Chasmala rilis Cinta Tapi Terluka, lagu tentang bertahan dan melepaskan hubungan toxic. (Foto: The Chasmala)

Proses pembuatan lagu ini terbilang singkat namun intens. Irfan mengerjakannya selama tiga hari, mulai dari penciptaan nada hingga lirik dasar. Setelah itu, ia menghubungi Pieter untuk membuat demo sebelum lagu tersebut diserahkan kepada Ade Govinda dan langsung mendapat respons positif.

Single ini menjadi karya yang cukup spesial bagi The Chasmala. Selain berperan sebagai vokalis, Pieter juga tampil sebagai drummer, menghadirkan warna baru yang berbeda dari karya-karya mereka sebelumnya. Formasi ini diperkuat oleh Rishanda Singgih sebagai bassist, Dika Chasmala pada bagian string, serta Meltho Pasto sebagai vocal director.

Menurut Ade Govinda, lagu ini memiliki karakter ritme yang unik. “Feelnya terdengar vintage, seperti musik era 60-an atau 70-an. Pieter bisa cepat beradaptasi dengan mood tersebut, sehingga feel lagunya benar-benar dapat,” ujarnya.

BACA JUGA:

Ifan Seventeen Lepas Jangan Paksa Rindu (Beda), Curahan Emosi dari Album Terbaru Resonance

Tohpati Gandeng Fabio Asher Hadirkan Kembali Cinta Kita, Single Ikonik yang Menjembatani Generasi

Harapan besar juga disampaikan para personel The Chasmala. Denchas mengatakan, “Semoga yang mendengarkan suka, streams-nya bagus dan kami juga ingin bisa membawakan lagu ini secara langsung di atas panggung.” Pieter menambahkan, “Semoga lagu ini menjadi berkah untuk The Chasmala.”

Menutup pernyataannya, Irfan menyampaikan pesan mendalam kepada para pendengar, “Lagu ini ditujukan bagi yang pernah terluka oleh kekerasan, kekecewaan, manipulasi dan lain-lain dalam perjalan hidup. Mudah-mudahan lirik lagu ini bisa menjadi inspirasi baru, terutama untuk penggemar The Chasmala. Jangan pernah takut terluka, karena luka bisa membuat kita bangkit, lebih kuat dan lebih siap menghadapi ujian hidup.”

Single “Cinta Tapi Terluka” resmi tersedia di seluruh platform musik digital mulai 21 Januari 2026. Sementara itu, music video-nya dapat disaksikan melalui kanal YouTube #MyMusic Records, dan siap menjadi teman bagi mereka yang pernah mencintai, bertahan, lalu belajar melepaskan demi kejujuran hati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *