JAKARTA – The Rain kembali menghadirkan karya terbaru lewat single “Cerita yang Tersimpan”. Grup asal Yogyakarta ini merilis lagu tersebut pada akhir November 2025, hanya beberapa minggu sebelum mereka merayakan ulang tahun ke-24.
Setelah lebih dari dua dekade berkarya, The Rain tetap solid dengan formasi awal yang terdiri dari Indra Prasta (vokal, gitar), Iwan Tanda (gitar, vokal), Ipul Bahri (bass, vokal), dan Aang Anggoro (drum, vokal). Dengan rekam jejak tujuh album studio dan sejumlah single lepasan, grup ini terus mempertahankan karakter musik yang kuat dan konsisten.
“Salah satu cara kami bersyukur masih diberi umur dan tetap bersama selama ini adalah dengan berkumpul dan melahirkan karya baru, ini juga wujud terima kasih kami pada teman-teman yang menggemari lagu-lagu The Rain selama ini, pada para The Rainkeepers,“ ujar Indra dalam siaran pers, Minggu (23/11/2025).
Secara musikal, “Cerita yang Tersimpan” menghadirkan nuansa retro yang kuat, seolah membawa pendengar kembali ke penghujung dekade 80-an. “Kami mencoba beberapa aransemen untuk lagu ini dan ternyata rasanya paling cocok dibawa ke era 80-an,” ujar Iwan.

Di ruang studio, proses kreatif mereka ditemani nostalgia pada lagu-lagu dari Richard Marx hingga Def Leppard, yang menjadi referensi utama. “Dulu saat remaja, kami memang tumbuh dengan lagu-lagu di era tersebut, jadi tak sulit untuk menghadirkan kembali nuansanya lewat lagu ini,” kata Ipul.
Dari sisi lirik, lagu ini membawa tema tentang hubungan yang tak diakui dan sebuah kesalahan yang tersembunyi. “Pelik deh. Ha-ha-ha,” sahut Aang, yang juga menggarap artwork single ini.
“Cerita yang Tersimpan” menjadi single lepasan ketujuh sejak The Rain merilis album Mereka Bilang Kita Terjebak Bersama pada 2022.
Apakah ini pertanda album kedelapan akan hadir pada 2026? “Masih dikerjakan. Semoga segera,” kata Indra.

