JAKARTA – Victoria Beckham menegaskan tekadnya untuk terus memberdayakan perempuan. Mantan personel Spice Girls yang kini menjadi desainer mode itu mengaku sebagai pendukung kuat kemajuan perempuan dan jarang berselisih dengan sesama perempuan, termasuk saat menyinggung rumor ketegangan dengan menantunya, Nicola Peltz.
Ketika ditanya apakah dirinya akur dengan para istri dan kekasih pesepak bola (WAGs) di masa lalu, Victoria—yang menikah dengan mantan kapten tim nasional Inggris, David Beckham—menjawab dalam acara SiriusXM milik Andy Cohen, “Ya, saya akur. Saya tipe perempuan yang mendukung perempuan lain. Kecuali kalau seseorang benar-benar menyebalkan, saya pasti bisa berteman dengan sesama perempuan.”
Perempuan yang dikenal dengan julukan Posh Spice itu melanjutkan, “Saya mencintai perempuan dan itu menjadi alasan mengapa saya bekerja di dunia mode dan kecantikan. Saya ingin memberdayakan perempuan. Saya ingin berbagi berbagai tips dan trik dengan mereka.”
Victoria, yang memiliki empat anak — Brooklyn (26), Romeo (23), Cruz (20), dan Harper (14) — bersama David, mengungkapkan bahwa ia berusaha menciptakan ruang aman bagi keluarganya untuk membicarakan hal-hal yang mungkin membuat mereka tidak nyaman.
Dalam podcast Call Her Daddy, artis 51 tahun itu mengatakan, “Kami adalah keluarga yang sangat dekat dan komunikasi adalah kunci. Kami selalu memastikan anak-anak tahu bahwa apa pun yang ingin mereka bicarakan, mereka bisa membicarakannya secara terbuka di lingkungan yang aman. Itu hal yang sangat penting.”
Ketika ditanya bagaimana ia dan David menghadapi perubahan dinamika dalam keluarga mereka, Victoria menjawab, “Kuncinya tetap komunikasi. Kami selalu membiasakan hal itu sejak anak-anak masih kecil. Saya senang melihat mereka tumbuh dengan kepribadian yang berbeda dan minat yang beragam.”
Dalam dokumenter barunya di Netflix yang berjudul Beckham, Victoria juga mengungkapkan bahwa ia sempat berjuang melawan gangguan makan selama bertahun-tahun. Ia mengaku merasa terlalu takut untuk bercerita kepada siapa pun, termasuk kepada David.
“Saya terlalu takut untuk berbicara dengan siapa pun. Saya merasa tidak bisa mempercayai siapa pun,” ujarnya, dikutip Female First, Rabu (29/10/2025).
Victoria juga mengungkapkan bahwa ia sempat menyembunyikan masalah kesehatannya dari keluarga demi tetap dianggap “relevan” setelah Spice Girls bubar pada 2001.
“Saat seseorang memiliki gangguan makan, ia menjadi sangat pandai berbohong. Saya tidak pernah jujur kepada orangtua saya soal hal itu. Saya juga tidak pernah membicarakannya di depan publik,” katanya.
Ia menambahkan, “Rasanya sangat berat ketika terus-menerus diberi tahu bahwa diri kita tidak cukup baik. Dan saya rasa, perasaan itu selalu ada dalam diri saya sepanjang hidup.”

