JAKARTA – Zendaya mengungkapkan bahwa gaya fashion masa kecilnya terinspirasi dari film Disney Channel. Ia menyebut The Cheetah Girls sebagai pengaruh besar dalam membentuk selera berpakaiannya sejak dini.
Aktris berusia 29 tahun ini juga menceritakan bahwa orangtuanya memberinya kebebasan untuk mengekspresikan diri melalui pakaian sejak kecil. Dalam wawancara dengan Vogue, Zendaya mengaku mulai memilih pakaian sendiri sejak usia sangat muda.
“Saat saya sudah cukup besar untuk menentukan apa yang ingin saya pakai, orangtua saya membiarkan saya berpakaian sendiri,” katanya, dikutip Celebdaily.id dari Female First, Sabtu (11/4/2026).
BACA JUGA:
Zendaya Tak Sabar Masuk Usia 30 Tahun, Sebut Umur 20-an Terasa Chaotic
Ia mengaku tidak terlalu memikirkan keserasian dalam berpakaian saat sekolah. “Saya bukan anak yang selalu memakai pakaian yang serasi. Saya hanya memilih apa yang saya suka sejak TK atau kelas satu,” katanya.
Film The Cheetah Girls menjadi salah satu inspirasi utamanya, terutama gaya animal print yang khas. “The Cheetah Girls sangat berpengaruh, jadi saya sering memakai motif leopard—meski sebenarnya itu bukan motif cheetah, tapi dulu saya tidak tahu bedanya,” ucapnya.
Pentingnya Eksplorasi Gaya sejak Dini
Zendaya juga menekankan pentingnya memberi anak kebebasan untuk bereksperimen dengan gaya berpakaian. “Saya suka melihat anak-anak memakai gaun putri dipadukan dengan sepatu boots hujan—mereka sedang bereksperimen dan menemukan kepribadian mereka,” katanya.
Ia mengakui bahwa dirinya juga pernah melalui fase gaya yang “unik” saat kecil. “Saya mungkin memakai kombinasi yang aneh saat SD, tapi yang penting adalah bagaimana itu membuat saya percaya diri,” katanya.
BACA JUGA:
Gaun Terjun Payung Ratu Elizabeth II Dipamerkan Pertama Kalinya di Buckingham Palace
Zendaya juga bersyukur tumbuh di masa sebelum media sosial berkembang pesat. “Untungnya, tidak semua gaya aneh saya terdokumentasi dan tidak ada panduan yang menentukan siapa saya harus jadi,” ujarnya.
Menurutnya, proses eksplorasi tersebut sangat penting dalam membentuk identitas diri. “Sangat penting untuk melalui fase-fase canggung dan melihat kembali pilihan kita di masa lalu. Selera dan gaya akan berkembang seiring waktu,” ucapnya.

