JAKARTA – Madonna disebut semakin bertekad untuk mewujudkan film biopik tentang hidupnya yang sempat tertunda. Ia bahkan dikabarkan tidak akan menerima penolakan dalam upayanya membawa kisah tersebut ke layar.
Sang “Queen of Pop” pertama kali mengumumkan proyek ini pada 2020 sebagai sutradara sekaligus penulis naskah. Hingga kini, ia masih terus memperjuangkannya meski sempat menghadapi berbagai hambatan.
Menurut sumber, proyek biopik Madonna yang sebelumnya sempat ditunda pada 2023 kini kembali dihidupkan. Bahkan, formatnya disebut berpotensi berubah dari film menjadi serial terbatas agar dapat mengakomodasi cerita yang lebih luas.
BACA JUGA:
Jaafar Jackson Bantah Mitos Michael Jackson Ingin Jadi Putih, Ungkap Fakta Vitiligo di Film Biopik
Aktris Julia Garner sebelumnya telah dikaitkan untuk memerankan Madonna dalam proyek ini.
“Dia tidak akan menerima penolakan. Ini adalah kisah hidupnya – dan dia akan menceritakannya dengan caranya sendiri,” kata sumber, dikutip Celebdaily.id dari Female First, Kamis (23/4/2026).
Sumber tersebut juga menyebut bahwa Madonna menyadari kisah hidupnya terlalu besar untuk dirangkum dalam durasi film biasa. “Madonna menyadari ceritanya terlalu besar untuk dua jam. Dia ingin perjalanan penuh – perjuangan, ambisi dan kekacauan,” ucapnya.
Visi Besar dan Perjuangan Kreatif Madonna
Madonna disebut tetap teguh pada visinya dan tidak ingin mengurangi skala proyeknya. “Madonna tidak pernah membuat sesuatu yang kecil. Tidak pernah,” katanya.
Pada 2024, Madonna juga sempat mengungkapkan proses kreatifnya melalui Instagram, termasuk tantangan yang ia hadapi dari para produser dan agen.
“Setelah berhari-hari di LA mendengarkan produser dan agen memberi tahu saya mengapa saya tidak bisa membuat film ini — (saya sudah mengerjakannya selama 4 tahun!) — ‘perkecil, sederhanakan, pikirkan yang lebih kecil’, kata mereka.
Saya sadar bahwa semua hal dalam hidup saya akan selalu ditantang.”
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak ingin mengikuti cara konvensional dalam membuat film. “Saya tidak bisa membuat ini dengan cara biasa. Kami sepakat bahwa kami harus lebih berani. Seni sama dengan bertahan hidup. Kita tidak boleh mengecilkan diri.”
Madonna juga sebelumnya mengakui bahwa proses menyederhanakan naskah menjadi tantangan tersendiri. “Saya punya naskah yang sangat panjang dan sangat sulit untuk dipersingkat. Saya terus memangkasnya, tapi rasanya seperti memotong bagian tubuh saya sendiri,” katanya.
Dengan tekad kuat dan visi yang besar, proyek biopik Madonna kini kembali menjadi sorotan. Hal ini sekaligus menunjukkan ambisinya untuk menghadirkan kisah hidup yang utuh dan autentik kepada publik.

