JAKARTA – Jaafar Jackson membantah anggapan bahwa pamannya, Michael Jackson, ingin menjadi putih. Ia menegaskan bahwa anggapan tersebut adalah kesalahpahaman besar yang akan dijelaskan dalam film biopik terbaru.
Dalam film Michael, Jaafar memerankan sang legenda musik dan mengungkap sisi lain kehidupan Michael, termasuk perjuangannya melawan vitiligo—penyakit yang menyebabkan hilangnya pigmen kulit.
Saat ditanya mengenai kesalahpahaman terbesar tentang Michael Jackson, Jaafar dengan tegas memberikan klarifikasi.
“Saya rasa itu adalah anggapan bahwa dia ingin menjadi putih. Itu adalah kesalahpahaman besar dan film ini akan memberi pemahaman tentang hal tersebut. Vitiligo memainkan peran dalam hidupnya dan banyak orang sebenarnya tidak memahami apa itu. Dia sudah mengalaminya sejak usia muda,” katanya, dikutip Celebdaily.id dari Female First, Kamis (23/4/2026).
BACA JUGA:
Jaafar Jackson Ingin Ubah Pandangan Publik tentang Michael Jackson lewat Film Biopik
Michael Jackson sendiri semasa hidupnya pernah mengungkapkan rasa sakitnya terhadap tuduhan tersebut dalam wawancara dengan Oprah Winfrey pada 1993.
“Ini sesuatu yang tidak bisa saya kendalikan. Ketika orang membuat cerita bahwa saya tidak ingin menjadi diri saya sendiri, itu menyakitkan. Ini adalah masalah bagi saya. Saya tidak bisa mengontrolnya. Tapi bagaimana dengan jutaan orang yang berjemur untuk menjadi lebih gelap? Tidak ada yang mengatakan apa-apa tentang itu.”
Peran Emosional Jaafar dalam Film Biopik
Film Michael yang disutradarai oleh Antoine Fuqua akan menampilkan perjalanan hidup sang ikon, mulai dari masa kecilnya bersama Jackson 5 hingga awal karier solonya.
Bagi Jaafar, memerankan pamannya menjadi pengalaman yang sangat berkesan dalam hidupnya.
“Saya tidak akan pernah mengalami hal seperti ini lagi, pengalaman pertama di lokasi syuting, apalagi memerankan Paman Michael. Semua waktu yang saya habiskan untuk persiapan, lalu akhirnya tampil di lokasi dan sekarang melihat respons penonton—saya sangat bahagia,” katanya.
BACA JUGA:
Janet Jackson Tolak Tampil di Film Biopik Michael Jackson, Ini Alasannya
Sebagai putra dari Jermaine Jackson, Jaafar berharap film ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang sosok Michael Jackson sebagai manusia.
“Saya berharap penonton bisa mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang Michael sebagai manusia. Bukan hanya melihat penampilan besar yang sudah kita kenal, tetapi juga momen-momen pribadi di balik layar—tatapan, keheningan—yang benar-benar memperlihatkan isi pikirannya dan jiwanya,” katanya.
Film ini diharapkan mampu meluruskan berbagai persepsi keliru sekaligus menghadirkan sisi humanis dari salah satu ikon musik terbesar sepanjang masa.

