JAKARTA – TheOvertunes resmi memulai kembali perjalanan musik mereka setelah tiga tahun sejak merilis EP Endlessly. Trio bersaudara yang terdiri dari Mikha Angelo, Reuben Nathaniel dan Mada Emmanuelle itu membuka era baru lewat single “Sampai Kapan?”.
Lagu tersebut menjadi penanda kembalinya TheOvertunes dengan warna musik yang lebih reflektif dan emosional. Lewat “Sampai Kapan?”, mereka menghadirkan pertanyaan sekaligus teguran untuk diri sendiri tentang hidup yang harus diperjuangkan.
Menurut TheOvertunes, lagu ini lahir dari proses introspeksi yang mereka jalani dalam beberapa waktu terakhir. Liriknya menggambarkan perasaan kehilangan semangat hidup hingga berada di titik mati rasa.
“Pas kita lagi sesi menulis, rasanya ‘plong’,” kata Reuben dalam rilis yang diterima Celebdaily.id, Jumat (22/5/2026).
Mikha menyebut lagu ini menjadi pengingat bahwa hidup yang diinginkan harus diperjuangkan. Sementara Mada mengaku setiap personel pernah berada di fase kehilangan rasa untuk menjalani hari sepenuhnya.
“Ada masa di mana kita mungkin masing-masingnya pernah merasakan itu,” kata Mada.
BACA JUGA:
Fabio Asher Hadirkan Nikmati Sakitnya, Lagu tentang Bertahan dalam Hubungan Menyakitkan
Meski membawa tema tentang putus asa, “Sampai Kapan?” dikemas dengan nuansa musik yang tetap hangat dan penuh semangat. TheOvertunes menghadirkan kombinasi progresi minor dengan melodi riang yang terdengar seperti dorongan untuk bangkit.
“Ini lagu yang menyenangkan untuk orang malas,” kata Mada.

Awal Era Baru TheOvertunes
TheOvertunes juga menghadirkan banyak elemen baru dalam proses kreatif mereka kali ini. Mulai dari sesi penulisan lagu yang dilakukan secara kolektif bersama musisi lain hingga tambahan vokal latar yang lebih ramai.
“Posisinya itu kayak kakak yang memberi tahu ke adiknya, cinta yang tegas (tough love),” ujar Mikha.
BACA JUGA:
Tantri Debut Solo lewat Ibu Pekerja, Angkat Realita Perempuan yang Penuh Dilema
Bagi mereka, “Sampai Kapan?” bukan sekadar lagu tentang kesedihan, tetapi bentuk cinta yang mengajak seseorang untuk bangkit dan menjalani hidup dengan lebih penuh.
“Ada orang-orang yang marah karena mereka sayang sebenarnya. Secara permukaannya kayak kabar buruk, tapi sebenarnya baik,” kata Reuben.
Meski menghadirkan nuansa baru, TheOvertunes tetap mempertahankan ciri khas mereka lewat dominasi gitar akustik dan lirik yang dekat dengan hati. Setelah single ini, mereka juga telah menyiapkan berbagai rilisan baru menuju album ketiga yang akan hadir dalam waktu dekat.

