Olivia RodrigoOlivia Rodrigo kritik reaksi publik soal gaun babydoll yang dipakainya di panggung. (Foto: Female First)

JAKARTA – Penyanyi Olivia Rodrigo mengaku kecewa dengan reaksi publik terhadap gaun babydoll yang dipakainya saat tampil di panggung. Olivia menilai komentar yang menyebut penampilannya “kekanak-kanakan” hingga “tidak pantas” justru menunjukkan cara pandang yang mengganggu terhadap perempuan.

Penyanyi berusia 23 tahun itu mengenakan gaun babydoll bermotif bunga berwarna pink dan putih saat tampil di acara Spotify Billions Club. Namun setelah penampilannya viral, banyak komentar di media sosial yang menilai outfit tersebut tidak pantas.

Dalam wawancara di podcast The New York Times Popcast, Olivia Rodrigo mengaku sangat terganggu dengan respons tersebut. “Hal itu benar-benar membuat saya kesal,” katanya, dikutip Celebdaily.id dari Female First, Kamis (28/5/2026).

Olivia menegaskan dirinya sebenarnya tidak terlalu memikirkan komentar negatif yang diarahkan kepadanya secara pribadi. Namun, ia merasa ada sesuatu yang lebih mengkhawatirkan dari cara orang memandang pakaian tersebut.

“Bukan soal saya. Orang bisa mengatakan apa pun. Yang benar-benar mengganggu adalah saya pernah memakai pakaian yang jauh lebih terbuka di atas panggung,” katanya.

Pelantun lagu Drop Dead itu menjelaskan dirinya pernah tampil hanya dengan bra berkilau dan celana pendek tanpa dianggap bermasalah. Ia mengatakan, “Saya pernah tampil di atas panggung memakai bra berkilau dan celana pendek kecil, dan itu hak saya. Itu menyenangkan dan saya merasa nyaman memakainya.”

Namun menurut Olivia, justru ketika dirinya tampil tertutup dengan gaun yang dianggap “kekanak-kanakan”, banyak orang malah menganggapnya tidak pantas.

Olivia Rodrigo Sebut Reaksi Publik Sangat Mengganggu

Olivia Rodrigo menilai reaksi tersebut menunjukkan bagaimana budaya saat ini sering menormalisasi cara pandang seksual yang tidak sehat terhadap perempuan muda. Menurut Olivia, sejak kecil perempuan sering diajarkan untuk berhati-hati dalam berpakaian karena takut tubuh mereka diseksualisasi oleh orang lain.

“Ini juga bagian dari cara pikir yang terus diberikan kepada perempuan sejak kecil, yaitu jangan memakai pakaian tertentu karena nanti laki-laki akan menilai tubuhmu secara seksual dan itu dianggap kesalahanmu,” katanya.

Olivia merasa cara pandang seperti itu sangat aneh dan tidak sehat. Ia mengatakan, “Itu sangat aneh.”

Penyanyi yang melejit lewat album GUTS itu mengaku sama sekali tidak merasa tampil seksi saat mengenakan gaun tersebut. Olivia justru merasa tampil keren karena mengingatkannya pada ikon musik favoritnya seperti Kathleen Hanna dan Courtney Love.

Ia mengatakan, “Saya merasa, ‘Ini keren sekali. Saya merasa terlihat seperti Kathleen Hanna atau Courtney Love,’ orang-orang yang menjadi idola saya. Saya merasa keren dan nyaman memakainya.”

Olivia Rodrigo Ingin Lindungi Perempuan Muda

Olivia juga menegaskan dirinya tidak ingin perempuan muda tumbuh dengan rasa takut terhadap cara orang lain memandang tubuh mereka.

“Kalau kita mulai berpakaian dengan pikiran seperti, ‘Saya tidak ingin orang aneh menganggap saya terlihat seksi seperti bayi’ atau hal gila seperti itu, menurut saya kita sudah kehilangan arah,” katanya.

Menurut Olivia, dirinya sangat peduli terhadap perempuan muda dan anak perempuan yang masih tumbuh dalam lingkungan penuh tekanan soal penampilan. “Saya sangat protektif terhadap perempuan muda dan anak-anak perempuan,” katanya.

Ia menambahkan, “Saya tidak ingin mereka terus menerima cara pikir seperti itu.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *