JAKARTA – Mick Jagger mengaku sudah tidak sabar untuk kembali menggelar tur bersama The Rolling Stones. Namun, vokalis legendaris berusia 82 tahun itu mengisyaratkan penggemar masih harus menunggu karena kemungkinan besar tidak akan ada konser pada 2026.
Mick berharap bisa kembali tampil di panggung bersama Ronnie Wood dan Keith Richards setelah The Rolling Stones merilis album ke-25 mereka, Foreign Tongues, pada Juli. Saat tampil bersama Ronnie dalam program BBC Radio Tracks of My Years, Mick mengatakan, “Saya ingin sekali pergi tur, saya sudah tidak sabar.”
Ia menambahkan, “Saya rasa itu tidak akan terjadi tahun ini. Tapi mudah-mudahan bisa secepat mungkin.”
Sebelumnya pada Desember 2025, muncul laporan bahwa pelantun Paint It Black tersebut membatalkan rencana tur stadion di Inggris dan Eropa karena Keith Richards disebut belum bisa memberikan komitmen terhadap jadwal yang direncanakan. Seorang perwakilan mengatakan kepada The Sun, “Band ini sebenarnya ingin melakukan tur awal tahun ini, tetapi tidak bisa mewujudkannya.”
“Ini memang sulit bagi para penggemar, tetapi The Stones akan kembali ke panggung ketika mereka benar-benar siap,” katanya, dikutip Celebdaily.id dari Female First, Selasa (2/6/2026).
The Rolling Stones Fokus pada Album Baru Foreign Tongues
Bulan lalu, Keith Richards juga mengakui bahwa tur pada 2026 belum masuk dalam rencana. Namun, ia memastikan band sedang mempertimbangkan langkah berikutnya setelah album terbaru mereka dirilis.
Kepada Associated Press, Keith mengatakan, “Kita bisa membicarakannya tahun depan. Saat ini, kami hanya mengatakan bahwa kami sudah menyelesaikan rekaman dan kami sedang mempertimbangkan apa yang akan dilakukan setelahnya. Segera, tapi bukan tahun ini.”
Album baru Foreign Tongues direkam di Metropolis Studios, London Barat. Album tersebut disebut tetap mempertahankan karakter khas The Rolling Stones, sekaligus membawa eksplorasi baru dari sisi musik dan lirik. Ronnie Wood menggambarkan proses kreatif album ini sebagai pengalaman yang menyenangkan.
“Suasana di ruangan itu sangat kreatif dan seluruh anggota band berada dalam kondisi terbaik selama proses berlangsung. Sangat sering kami berhasil mendapatkannya dalam sekali rekaman. Saya berharap semua orang menyukainya,” katanya.
Charlie Watts Tetap Hadir Lewat Karya Terakhirnya
Untuk album Foreign Tongues, posisi drum diisi oleh Steve Jordan yang sebelumnya mendapat rekomendasi dari mendiang Charlie Watts. Meski Charlie telah meninggal dunia pada Agustus 2021 di usia 80 tahun, sang drummer tetap hadir dalam album ini melalui beberapa lagu yang sempat ia kerjakan pada tahun-tahun terakhir hidupnya.
Salah satu lagu berjudul Hit Me In The Head telah diselesaikan untuk masuk ke dalam album Foreign Tongues. Mick sebelumnya menceritakan proses pengerjaan lagu tersebut dalam sebuah acara khusus setelah pengumuman album.
“Kami mengerjakannya di LA bersama Charlie. Itu benar-benar lagu rock punk yang cepat. Lagunya sangat cepat,” katanya.
Dengan album baru dan rencana kembali tampil di panggung, The Rolling Stones membuktikan perjalanan musik mereka masih terus berlanjut. Setelah lebih dari enam dekade berkarya, band legendaris ini tetap menunjukkan semangat dan energi dalam menghadirkan musik untuk para penggemar.

