JAKARTA – Desainer ternama Marc Jacobs mengaku sempat merasa gugup saat tampil sebagai cameo dalam film The Devil Wears Prada 2. Meski hanya muncul singkat sebagai dirinya sendiri, pengalaman beradu adegan dengan Meryl Streep menjadi momen yang sangat berkesan baginya.
Dalam sekuel komedi fashion yang sudah lama dinantikan tersebut, Marc tampil bersama Meryl Streep yang kembali memerankan karakter ikonik Miranda Priestly. Sosok Miranda diketahui terinspirasi dari Anna Wintour, yang juga merupakan teman Marc di dunia fashion.
Berbicara kepada majalah The Sunday Times Style, Marc mengungkapkan perasaannya saat mendapat kesempatan tampil dalam film tersebut.
“Saya sangat senang ketika diminta untuk terlibat di dalamnya, lalu sedikit gugup pada hari syuting,” kata Marc Jacobs, dikutip Celebdaily.id dari Female First, Selasa (2/6/2026).
“Bayangan berada dalam satu adegan dengan Meryl Streep sangat menyenangkan! Dia benar-benar seorang profesional,” ucapnya.
Kecintaan Marc Jacobs pada Dunia Fashion Berawal dari Masa Kecil
Marc juga mengenang awal mula ketertarikannya terhadap kemewahan dan kreativitas dunia fashion. Semuanya bermula ketika sang ayah yang bekerja sebagai agen bakat mengajaknya menonton film Hello, Dolly! yang dibintangi Barbra Streisand pada 1969.
Ayah Marc meninggal dunia ketika sang desainer masih berusia tujuh tahun, tetapi kenangan tersebut meninggalkan pengaruh besar dalam hidupnya. “Saya pikir semuanya dimulai dari Hello, Dolly!,” ujar Marc.
“Saya ingat berpikir, inilah yang saya sukai. Gaun-gaunnya, payet, bulu di rambutnya. Saya merasa sangat terhubung dengan hal itu dan perasaan tersebut selalu melekat dalam diri saya,” katanya.
Desainer berusia 63 tahun itu juga kembali menghidupkan lini kecantikannya, Marc Jacobs Beauty, pada awal bulan ini. Ide untuk koleksi tersebut ternyata muncul ketika tinggal sementara di hotel selama pandemi Covid-19.
“Saya senang berada di ruangan dengan banyak pakaian, beberapa makeup, teras, dan anjing-anjing,” kata Marc.
“Saya sebenarnya cukup menikmati masa lockdown. Saya tidak membuat roti pisang, tetapi saya melakukan hampir semua hal lainnya,” ucapnya.

