JAKARTA – Penyanyi Natalie Imbruglia mengaku masih sering mengenakan pakaian yang usianya sudah mencapai 30 tahun. Pelantun lagu Torn itu mengatakan harga pakaian yang semakin mahal, membuatnya lebih memilih memanfaatkan koleksi lama yang masih tersimpan di lemari.
Dalam wawancara bersama The Sunday Times, Natalie mengaku hampir tidak pernah lagi berbelanja pakaian baru. Penyanyi berusia 51 tahun itu justru merasa nyaman mengenakan busana vintage yang kini kembali menjadi tren.
Natalie mengaku memiliki gaya berpakaian yang sederhana. Ia bahkan lebih sering mengenakan kemeja bergaya maskulin dan pakaian yang sudah dimilikinya sejak era 1990-an.
“Saya suka kemeja model pria. Saya tidak pernah pergi berbelanja. Memangnya sekarang siapa yang mampu sering belanja?” katanya, dikutip Celebdaily.id dari Female First, Rabu (15/7/2026).
Menurutnya, banyak pakaian lamanya yang masih layak dikenakan hingga sekarang. Bahkan, busana tersebut justru kembali populer di kalangan pencinta mode.
“Saya memakai banyak pakaian yang mungkin usianya sudah 30 tahun. Sekarang justru itu sedang menjadi tren. Dulu kita dikritik kalau memakai pakaian yang sama dua kali,” ujarnya.
“Sekarang orang malah berkata, ‘Oh, dia memakai pakaian itu lagi.’ Zaman memang sudah berubah. Saya memang agak ‘dag’, istilah khas Australia untuk orang yang santai dan tidak terlalu memikirkan penampilan,” katanya.
Natalie kemudian mengenang gaya busananya dalam video musik Torn yang dirilis pada 1997. Saat itu, ia sengaja memilih mengenakan pakaian miliknya sendiri karena tidak ingin mengikuti standar penampilan penyanyi pop perempuan pada masanya.
Tak Ingin Mengikuti Standar Penampilan Artis Pop
Natalie mengungkapkan bahwa sebelum merilis Torn, ia merasa terlalu sering dieksploitasi lewat penampilannya. Pengalaman itu membuatnya ingin tampil apa adanya.
“Saya sudah pernah merasa dieksploitasi. Mulai dari majalah Loaded, Neighbours, sampai pemotretan berbikini. Saat membuat video Torn, saya merasa tidak ingin orang-orang terus melihat bentuk tubuh saya,” katanya.
Ia mengenang pertemuannya dengan pihak label rekaman BMG ketika mempersiapkan konsep video musik tersebut. “Saya duduk dalam rapat di BMG bersama berbagai majalah mode, lalu saya berkata, ‘Bolehkah saya memakai pakaian saya sendiri?’ Dan tidak ada seorang pun yang membantah. Mungkin mereka mengira saya memang punya konsep yang jelas,” katanya.
Natalie juga mengungkapkan bahwa pakaian yang dikenakannya saat itu sebenarnya bukan busana bermerek atau mahal.
“Celana itu bahkan bukan merek Maharishi. Itu hanya celana tentara murah yang saya beli di Pasar Portobello Road, London, dipadukan dengan sepatu Buffalo. Lucu kalau mengingatnya sekarang,” katanya.
Meski tampil sederhana, Natalie tidak pernah berniat menciptakan tren baru. Namun, ia merasa sikap untuk menjadi diri sendiri justru menjadi daya tarik tersendiri.
“Itu tidak disengaja. Saya tidak pernah berpikir sedang menciptakan tren. Tapi saya rasa ada sesuatu dari sikap, ‘Saya akan menjadi diri saya sendiri,’ yang akhirnya terlihat,” katanya.
Kini, Natalie mengaku jauh lebih nyaman menjalani hidup di usia 50-an. Ia tidak lagi terlalu memikirkan munculnya kerutan di wajah karena merasa semakin percaya diri dengan dirinya sendiri.
Meski menyebut dirinya sebagai pribadi yang sederhana dalam urusan perawatan diri, Natalie mengisyaratkan tengah menyiapkan proyek kecantikan yang telah ia kembangkan selama lima tahun terakhir.
“Saya orang yang sangat sederhana soal perawatan diri. Tapi selama lima tahun terakhir saya sedang mengerjakan sesuatu. Produk ini ditujukan untuk perempuan yang memiliki aktivitas padat,” ucapnya.

