JAKARTA – PT Sango Ceramics Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai salah satu produsen tableware berstandar internasional menjelang usia hampir 50 tahun. Melalui lini bisnis Sango Hospitality, perusahaan meluncurkan tiga koleksi terbaru yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan industri hotel, restoran dan kafe di Indonesia maupun pasar global.
Peluncuran tiga koleksi terbaru tersebut dilakukan dalam ajang Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/7/2026). Ketiga koleksi itu terdiri atas Monostone, Genoa dan Asian Cuisine Padma yang mengusung konsep Perfectly Crafted for Timeless Hospitality.

Commercial & Marketing Director PT Sango Ceramics Indonesia, Pepy Alamsjah mengatakan, pengalaman hampir lima dekade menjadi fondasi perusahaan untuk menghadirkan produk hospitality dengan kualitas yang mampu bersaing di pasar internasional.
“Selama hampir 50 tahun, kami terus membangun kompetensi manufaktur Indonesia hingga dipercaya oleh pasar global. Melalui teknologi dari Jerman, keahlian keramik dari Jepang, serta kemampuan produksi yang sepenuhnya terintegrasi di Semarang, kami menghadirkan tableware yang tidak hanya indah, tetapi juga kuat, aman untuk pangan, konsisten kualitasnya dan siap memenuhi kebutuhan hotel maupun restoran modern,” tuturnya, ditemui Celebdaily.id di booth Sango Hospitality.
Menurut Pepy, kehadiran tiga koleksi terbaru tersebut menjadi bukti bahwa produk tableware Indonesia mampu menawarkan desain kelas dunia dengan harga yang tetap kompetitif.

“Dengan Monostone, Genoa dan Asian Cuisine Padma, kami ingin membuktikan bahwa tampilan artisanal kelas dunia kini dapat dinikmati dengan kualitas hospitality terbaik, harga yang kompetitif, serta siap stok. Inilah komitmen kami, Perfectly Crafted for Timeless Hospitality,” katanya.
Didukung Teknologi Jerman dan Jepang
Sango yang berbasis di Semarang, Jawa Tengah, kini telah mengekspor produknya ke berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Jerman, Prancis, Italia, Spanyol, Uni Emirat Arab hingga India. Selain memasarkan mereknya sendiri, perusahaan juga dipercaya memproduksi tableware untuk berbagai merek internasional melalui fasilitas produksi yang seluruhnya berada di Indonesia.
Kepercayaan pasar global tersebut didukung investasi perusahaan pada teknologi produksi dari Jerman, teknik pembuatan keramik dan pewarnaan dari Jepang, serta pendampingan tenaga ahli dari kedua negara untuk menjaga kualitas produk tetap konsisten. Sango juga mengakuisisi teknologi dari Eschenbach, produsen porselen asal Jerman yang telah berpengalaman lebih dari 130 tahun.
Seluruh proses produksi Sango dilakukan secara terintegrasi, mulai dari pengolahan bahan baku, pembentukan produk, dekorasi, pembakaran, finishing, hingga pengemasan. Untuk lini hospitality, Sango menggunakan material Alumina Body yang dibakar pada suhu mencapai 1.380 derajat Celsius, sehingga menghasilkan tableware dengan daya tahan tinggi untuk penggunaan intensif di hotel maupun restoran.
Selain mengutamakan kekuatan produk, Sango juga memastikan seluruh tableware memenuhi standar keamanan pangan internasional (food safe). Seluruh produknya telah mengantongi sertifikasi ISO 9001 dan SNI yang diaudit secara berkala setiap tahun untuk menjamin kualitas dan konsistensi produk.
Tiga Koleksi Baru Sesuaikan Tren Hospitality Dunia
Melalui peluncuran Monostone, Genoa, dan Asian Cuisine Padma, Sango berupaya menjawab kebutuhan industri hospitality yang kini mengedepankan tampilan artisanal tanpa mengorbankan kualitas maupun daya tahan produk. Ketiga koleksi tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai segmen, mulai dari hotel berbintang, restoran, hingga kafe modern.
Koleksi Monostone mengusung konsep raw meets modern technology dengan tekstur luar menyerupai batu alam dan bagian dalam berlapis glossy. Perpaduan desain tersebut membuat tampilan hidangan menjadi lebih menonjol sekaligus memberikan kesan elegan pada setiap sajian.
Sementara itu, Genoa hadir dengan motif radiating ripples yang terinspirasi dari riak air. Desain tersebut membantu mengarahkan fokus pada hidangan, sehingga plating makanan terlihat lebih menarik tanpa memerlukan banyak dekorasi tambahan.

Adapun Asian Cuisine Padma menghadirkan bentuk-bentuk organik yang terinspirasi dari bunga teratai, daun pisang dan bambu. Desain bernuansa alami tersebut membuat koleksi ini cocok digunakan untuk menyajikan beragam hidangan Asia maupun internasional dengan tampilan yang lebih artistik.

