Endah n RhesaEndah N Rhesa hadirkan Terang Bulan, fase setelah kehilangan. (Foto: Endah n Rhesa)

JAKARTA – Setelah merilis “Merelakanmu”, Endah N Rhesa kembali menghadirkan karya baru berjudul “Terang Bulan” yang menjadi bagian dari mini album mendatang. Jika “Merelakanmu” bercerita tentang proses menghadapi kehilangan orang yang disayangi, “Terang Bulan” membawa pendengar pada fase setelahnya, ketika seseorang belajar menerima kenyataan dan perlahan memulihkan perasaan.

“Terang Bulan” menangkap momen ketika malam tiba, kesibukan mulai mereda dan seseorang akhirnya berhadapan dengan suara hatinya sendiri. Dalam suasana hening tersebut, muncul berbagai pertanyaan, keraguan, sekaligus upaya untuk tetap tegar meski belum sepenuhnya tahu bagaimana menghadapi hari esok.

Endah N Rhesa menyadari bahwa mereka tengah berada dalam fase kehidupan yang penuh dinamika. Di usia yang tidak lagi muda, rasa takut kehilangan terasa semakin nyata, terlebih ketika kabar duka datang silih berganti dari orang-orang terdekat.

Pengalaman tersebut kemudian berubah menjadi dialog-dialog pribadi yang selama ini tersimpan di dalam hati. Salah satunya tergambar melalui lirik, “Haruskah aku bermain peran, seakan kuat tak terkalahkan.”

Endah N Rhesa
Endah N Rhesa hadirkan Terang Bulan, fase setelah kehilangan. (Foto: Endah n Rhesa)

Lirik tersebut menjadi refleksi atas pertanyaan apakah seseorang harus selalu terlihat kuat ketika sebenarnya sedang rapuh. Bagi Endah, malam menjadi ruang untuk melakukan introspeksi dan lebih jujur terhadap perasaan.

“Proses refleksi dan introspeksi sering aku lakukan saat malam hari. Ada rasa nyaman yang muncul di tengah keheningan, ketika distraksi mulai berkurang dan aku bisa menumpahkan emosi tanpa merasa canggung karena harus kembali beraktivitas. Pada momen itulah aku bisa lebih jujur pada diri sendiri dan perlahan mendapatkan kelapangan hati,” ucap Endah dalam siaran pers kepada Celebdaily.id, Selasa (18/8/2026).

Melalui “Terang Bulan”, Endah N Rhesa tidak berusaha memberikan jawaban atas kehilangan. Lagu ini justru mengajak pendengar menemani proses yang sering berlangsung diam-diam, yakni menerima bahwa rasa sedih, takut dan ragu merupakan bagian dari perjalanan menjadi manusia.

Terkadang, yang paling dibutuhkan bukanlah seseorang yang mampu menghapus kesedihan. Melainkan ruang untuk menerima dan berani mengakui setiap perasaan yang sedang dirasakan.

“Terang Bulan” Menuju Mini Album “Menyambut Matahari”

“Merelakanmu” dan “Terang Bulan” menjadi bagian dari mini album terbaru Endah N Rhesa bertajuk “Menyambut Matahari”, yang dijadwalkan rilis beberapa bulan mendatang. Mini album tersebut akan berisi lima lagu berbahasa Indonesia yang merekam perjalanan emosional tentang kehilangan, penerimaan, dan harapan.

“Mini album ini memang terasa lebih sendu dibandingkan karya-karya kami sebelumnya. Mungkin karena mengikuti fase hidup yang sedang kami jalani. Tapi justru lewat lagu-lagu ini, kami merasa punya ruang untuk mencurahkan semuanya. Rasanya melegakan,” ujar Rhesa, bassis sekaligus produser lagu-lagu Endah N Rhesa.

Kini, “Terang Bulan” sudah dapat didengarkan di berbagai layanan musik digital. Lagu ini diharapkan dapat menjadi teman bagi siapa pun yang sedang menjalani malam-malam penuh pertanyaan, belajar menerima kehilangan, atau sekadar membutuhkan ruang untuk beristirahat sejenak bersama perasaannya.

Ingin tahu update soal karya musisi Tanah Air? Jangan lupa, baca terus beritanya hanya di Celebdaily.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *